Ledakan di Madrid Diduga Akibat Kebocoran Gas, 3 Orang Tewas

Ibnu Hariyanto - detikNews
Kamis, 21 Jan 2021 03:27 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Ledakan terjadi di sebuah gedung milik Gereja Katolik di wilayah Madrid Tengah, Spanyol. Setidaknya ada tiga orang tewas dalam kejadian itu.

Dilansir Reuters, Rabu (20/1/2021), Wali Kota Jose Luis Martinez-Almeida mengatakan dari penyelidikan awal menunjukkan bahwa ledakan di Calle Toledo itu disebabkan oleh kebocoran gas.

"Hipotesis yang paling mungkin adalah kebocoran gas, ada seseorang yang bekerja di boiler," kata Almeida kepada wartawan.

Dia juga mengumumkan bahwa mayat telah ditemukan di bawah puing-puing. Jumlah korban tewas menjadi tiga.

"Petugas pemadam kebakaran masih harus mengambil jenazahnya," katanya, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Sebelumnya, seorang pejabat Gereja mengatakan satu relawan gereja hilang. Salah satu korbannya adalah seorang wanita berusia 85 tahun.

Dua dari korban luka telah di bawa ke rumah saki. Satu korban dalam kondisi serius dengan cedera kepala.

Asap mengepul dari bangunan yang sebagian runtuh. Petugas penyelamat masih mengevakuasi para lansia dari panti jompo terdekat.

Lima lantai teratas gedung itu hancur total, dengan dinding hancur. Sedangkan dua lantai terbawah sebagian besar masih utuh, tetapi hangus di beberapa tempat karena api. (ibh/rdp)