Rusia Mulai Vaksinasi Corona Massal dengan Sputnik V

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Selasa, 19 Jan 2021 10:31 WIB
A medical worker moves a box of Russias Sputnik V coronavirus vaccine out from a refrigerator prior to administering a vaccination in Moscow, Russia, Saturday, Dec. 5, 2020. Thousands of doctors, teachers and others in high-risk groups have signed up for COVID-19 vaccinations in Moscow starting Saturday, a precursor to a sweeping Russia-wide immunization effort. (AP Photo/Pavel Golovkin)
Ilustrasi Vaksinasi Massal di Rusia (Foto: AP/Pavel Golovkin)
Rusia -

Pemerintah Rusia memulai program vaksinasi COVID-19 massal pada Senin (19/1) waktu setempat sebagai upaya untuk mengakhiri pandemi, tanpa menerapkan kembali lockdown (penguncian).

Melansir dari AFP, Selasa (19/1/2021), penduduk di timur kota Vladivostok sejak Senin pagi mengantre untuk menerima vaksin buatan Rusia, Sputnik V. Kebijakan tersebut menyusul perintah Presiden Vladimir Putin untuk menyediakan vaksin bagi 146 juta jiwa penduduk di negara tersebut.

"Ini satu-satunya cara untuk mencegah pandemi," kata seorang warga, Valery Grishin kepada AFP saat menunggu antrean vaksin di sebuah klinik kota.

Grishin menyebut vaksin merupakan kewajiban setiap orang Rusia agar "tidak menulari orang lain".

Berbeda dengan kebanyakan negara di Eropa, Rusia menghindari penerapan kembali lockdown nasional ketat meskipun terkena gelombang kedua infeksi. Kasus COVID-19 di negara itu pada hari Senin (18/1) mencapai lebih dari 3,5 juta kasus, atau jumlah tertinggi keempat di dunia.

Kebijakan vaksinasi massal ini juga bertujuan untuk meningkatkan perekonomian di Rusia. Rusia berharap pandemi dapat berakhir dengan segera melakukan vaksinasi daripada harus melakukan lockdown kembali.

Sebelumnya pada bulan Agustus 2020 lalu, Rusia mendaftarkan vaksin Sputnik V -- dinamai sesuai dengan satelit era Soviet -- berbulan-bulan sebelum negara-negara Barat dan sebelum dimulainya uji klinis skala besar.