Dua Hakim Mahkamah Agung Afghanistan Dibunuh Pria Bersenjata

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Senin, 18 Jan 2021 13:39 WIB
Penembakan di Afghanistan, Dua Hakim Tewas
Foto: Associated Press
Afghanistan -

Dua hakim wanita Mahkamah Agung Afghanistan tewas dibunuh pria-pria bersenjata tak dikenal pada Minggu pagi (18/1/2021) waktu setempat. Pembunuhan ini menambah daftar panjang gelombang pembunuhan di Kabul dan kota-kota lainnya di Afghanistan, sementara perwakilan pemerintah dan Taliban mengadakan perundingan damai di Qatar.

Seorang juru bicara Taliban mengatakan para anggotanya tidak terlibat dalam serangan tersebut.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (18/1/2021), polisi menyebut kedua hakim tersebut tewas bersama seorang sopir yang terluka dalam serangan penembakan yang terjadi sekitar pukul 08.30 waktu setempat. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan aparat.

Merespons hal itu, Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, mengeluarkan pernyataan yang mengutuk serangan terhadap warga sipil oleh Taliban dan kelompok militan lainnya. Dia mengatakan bahwa teror dan kejahatan bukanlah solusi untuk masalah Afghanistan. Dia pun menyerukan Taliban untuk menerima "gencatan senjata permanen".

Dalam beberapa bulan terakhir, para pejabat pemerintah, jurnalis, dan aktivis telah menjadi sasaran serangan sehingga memicu ketakutan, terutama di ibu kota Kabul.

Kelompok Taliban membantah terlibat dalam beberapa serangan, namun menyebut para anggotanya akan terus "melenyapkan" tokoh-tokoh penting pemerintah.


Peningkatan kekerasan di Kabul dan kota lainnya di Afganistan membuat pembicaraan damai yang ditengahi AS di Doha, Qatar kian rumit. Menurut sumber kedua belah pihak, negosiasi hanya bisa meraih kemajuan substantif setelah Presiden terpilih AS, Joe Biden menjabat dan mengumumkan kebijakannya terhadap Afghanistan.

Menurut laporan Pentagon, Jumat (15/1/2021), jumlah pasukan AS di Afghanistan telah dikurangi menjadi 2.500 personel. Ini merupakan jumlah yang terendah sejak pasukan AS dikerahkan ke negara itu mulai tahun 2001.

(izt/ita)