China Bangun Rumah Sakit dalam 5 Hari Usai Lonjakan Kasus Corona

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Sabtu, 16 Jan 2021 17:00 WIB
A health worker wearing a protective suit takes a swab test from a woman at Guangan Sport Center for people who visited or live near the Xinfadi Market in Beijing on June 14, 2020. - The domestic COVID-19 coronavirus outbreak in China had been brought largely under control through strict lockdowns that were imposed early this year -- but a new cluster has been linked to Xinfadi market in south Beijing. (Photo by Noel Celis / AFP)
Foto: Ilustrasi tes Corona di Beijing (AFP/NOEL CELIS)

Laporan kantor berita Xinhua menyebut saat ini ada 645 kasus Corona, dua di antaranya didapat di luar negeri, yang sedang menjalani perawatan medis di Nangong dan Shijiazhuang.

Di Shijiazhuang, otoritas setempat sebelumnya dilaporkan telah menyelesaikan pembangunan sepertiga fasilitas karantina dengan kapasitas 3 ribu kamar.

Lebih dari 10 juta orang di wilayah Shijiazhuang telah menjalani tes Corona hingga Jumat (15/1) malam waktu setempat, seperti dilaporkan Xinhua yang mengutip Wakil Wali Kota Meng Xianghong. Dilaporkan bahwa 247 kasus penularan lokal telah ditemukan dari tes tersebut.

Sementara itu, para pakar yang dikirim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sedang berada di Wuhan untuk menyelidiki asal usul virus tersebut. Tim yang tiba pada Kamis (14/1) waktu setempat, kini berada di bawah karantina dua minggu tetapi akan berbicara dengan para ahli China melalui video conference.

Halaman

(rdp/nvc)