Rekor Tertinggi, Malaysia Catat 3 Ribu Kasus Corona dalam Sehari

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 15 Jan 2021 11:14 WIB
Police officers check vehicles at roadblock to ensure that people abide by the movement control order on the outskirts of Kuala Lumpur, Malaysia, Wednesday, Oct. 14, 2020. Malaysia will restrict movements in its biggest city Kuala Lumpur, neighboring Selangor state and the administrative capital of Putrajaya from Wednesday to curb a sharp rise in coronavirus cases. (AP Photo/Vincent Thian)
Polisi Malaysia memeriksa kendaraan di tengah pengendalian pergerakan di Kuala Lumpur untuk membatasi penyebaran virus Corona (AP Photo/Vincent Thian)
Kuala Lumpur -

Otoritas Malaysia melaporkan 3.337 kasus virus Corona (COVID-19) dalam sehari di wilayahnya. Angka itu tercatat sebagai lonjakan kasus Corona tertinggi dalam sehari di Malaysia sejak pandemi ini muncul tahun lalu.

Seperti dilansir Channel News Asia, Jumat (15/1/2021), Kementerian Kesehatan Malaysia melaporkan bahwa 3.337 kasus Corona itu tercatat dalam 24 jam terakhir di wilayahnya. Jumlah itu terdiri atas 1.036 kasus di Selangor, 460 kasus di Johor, 389 kasus di Sabah, dan 257 kasus di Kuala Lumpur.

Malaysia melaporkan empat digit tambahan kasus harian Corona dalam sebulan terakhir, saat negara ini berjuang menghadapi gelombang ketiga.

Direktur Jenderal Kesehatan pada Kementerian Kesehatan Malaysia, Dr Noor Hisham Abdullah, melaporkan 15 kematian akibat Corona tercatat dalam 24 jam terakhir. Jumlah itu terdiri atas delapan kematian di Sabah, tiga kematian di Selangor, dua kematian di Johor dan masing-masing satu kematian di Negeri Sembilan dan Putrajaya.

Dua kematian di antaranya merupakan warga negara asing namun tidak disebut lebih lanjut asal kewarganegaraannya.

Dr Noor Hisham juga menuturkan bahwa sejauh ini ada 195 pasien Corona yang menjalani perawatan intensif, dengan 86 pasien di antaranya membutuhkan alat bantu pernapasan.

Secara keseluruhan, hingga Kamis (14/1) waktu setempat, Malaysia mencatat total 147.855 kasus Corona di wilayahnya, dengan 578 kematian.

Selanjutnya
Halaman
1 2