Trump Tak Akan Hadiri Upacara Pelantikan, Biden: Dia Memalukan Negara

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Sabtu, 09 Jan 2021 03:57 WIB
WILMINGTON, DELAWARE - JANUARY 07: U.S. President-elect Joe Biden delivers remarks before announcing his choices for attorney general and other leaders of the Justice Department at The Queen theater January 07, 2021 in Wilmington, Delaware. Biden nominated Judge Merrick Garland to be attorney general, Lisa Monaco to be deputy attorney general, Vanita Gupta to be associate attorney general, and Kristen Clarke to be assistant attorney general for the Civil Rights Division.   Chip Somodevilla/Getty Images/AFP
Foto: Joe Biden (Chip Somodevilla/Getty Images/AFP)
Wilmington -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan tak akan menghadiri upacara pelantikan presiden terpilih Joe Biden pada 20 Januari nanti. Biden menyambut baik pengumuman Donald Trump itu.

"Saya diberitahu dalam perjalanan ke sini bahwa dia mengindikasikan dia tidak akan muncul pada pelantikan," kata Biden kepada wartawan di Wilmington, Delaware, seperti dilansir AFP, Sabtu (9/1/2021).

"Satu dari sedikit hal yang dia dan saya sepakati. Untung dia tidak muncul," kata Biden. "Itu hal yang bagus, dia tidak muncul."

"Dia telah memalukan negara," ujarnya.

Biden mengatakan Wakil Presiden Mike Pence akan disambut di pelantikannya.

Trump sebelumnya mengumumkan bahwa dia tak akan menghadiri upacara pelantikan Biden. Pelantikan Joe Biden menjadi presiden akan digelar pada 20 Januari nanti.

"Kepada semua yang bertanya, saya tidak akan menghadiri pelantikan pada 20 Januari," kata Trump di Twitter-nya, seperti dilansir AFP, Jumat (8/1).

Pernyataan itu dinilai bukan kejutan dari seorang Trump. Trump dinilai berusaha menghabiskan waktu yang tersisa di Gedung Putih.

Dua hari setelah Trump menghasut para pengikutnya untuk menyerbu kongres, kepresidenannya terjun bebas, dengan sejumlah pejabat mundur dan lawan politiknya menyerukan pencopotan.

(rfs/rfs)