Kelompok Terkait Al-Qaeda Mengklaim Atas Tewasnya 2 Tentara Prancis di Mali

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 05 Jan 2021 17:16 WIB
Pasukan Prancis telah memerangi para jihadis di Mali selama bertahun-tahun (AFP Photo)
Foto: Pasukan Prancis telah memerangi para jihadis di Mali selama bertahun-tahun (AFP Photo)

Kelompok itu tampaknya mengacu pada kelompok Negara Islam di Sahara Raya (EIGS), saingan besarnya di wilayah tersebut dan telah terlibat bentrokan dalam beberapa bulan terakhir.

Satu tahun lalu, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan EIGS sebagai musuh nomor satu di wilayah Sahel.

Sejak saat itu, GSIM semakin kuat, dan pada bulan November 2020 lalu, komandan pasukan Barkhane Prancis, Marc Conruyt menyebut kelompok itu "paling berbahaya" di wilayah tersebut.

Operasi Barkhane Prancis melibatkan 5.100 tentara tersebar di seluruh wilayah Sahel dan telah memerangi kelompok-kelompok militan bersama tentara dari Mauritania, Chad, Mali, Burkina Faso dan Niger, yang bersama-sama membentuk kelompok G5 Sahel.

Halaman

(ita/ita)