Atap Gedung Krematorium di India Runtuh, 20 Orang Tewas

Tim detikcom - detikNews
Senin, 04 Jan 2021 04:34 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
ilustrasi garis polisi (Foto: Ilustrasi/Thinkstock)
Jakarta -

Sebuah atap gedung krematorium runtuh akibat hujan deras yang melanda kawasan India Utara pada Minggu. Polisi mengatakan sedikitnya ada 20 orang tewas dalam peristiwa itu.

Dilansir AFP, Senin (4/1/2021), petugas penyelamat menghabiskan waktu berjam-jam untuk mencari korban yang selamat dari reruntuhan. Kejadian itu terjadi di kota Ghaziabad di pinggiran New Delhi.

Media lokal Press Trust of India melaporkan bahwa 38 orang berhasil diselamatkan. Sementara sedikitnya 15 orang terluka dan dibawa ke rumah sakit.

"Kami memiliki konfirmasi terhadap 20 jenazah sejauh ini, tetapi jumlahnya mungkin meningkat," kata perwira polisi setempat, Mahipal Singh kepada AFP.

Ia menambahkan bahwa kremasi dilakukan untuk seorang lansia yang bukan korban COVID-19.

"Mereka berlindung di bawah bangunan yang baru dibangun ... Bangunan itu tidak tahan hujan dan runtuh, menyebabkan orang-orang ini tewas," imbuhnya.

Perdana Menteri India, Narendra Modi menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban. Ia menyampaikan melalui Akun Twitter pribadinya pada Minggu.

Runtuhnya bangunan sering terjadi di India. Banyak perusahaan menggunakan bahan murah dan petugas suap untuk menghindari peraturan, sementara keamanan di tempat lemah.

(ibh/ibh)