8 Orang Tewas Keracunan CO pada Perayaan Malam Tahun Baru di Bosnia

Eva Safitri - detikNews
Sabtu, 02 Jan 2021 02:00 WIB
Menteri Urusan Veteran Bosnia Salko Bukvarevic meninggal dunia seminggu setelah ia dinyatakan positif COVID-19. Bukvarevic meninggal di RS untuk penanganan COVID-19 di Sarajevo.
Ilustrasi mobil ambulans (Foto: AP)
Bosnia -

Sebanyak 8 orang pria dan wanita muda tewas di sebuah pondok, di wilayah bagian barat daya Bosnia. Kedepalan orang itu diduga tewas karena keracunan karbon monoksida (CO) pada malam perayaan tahun baru, kata polisi Jumat.

Dikutip dari AP, Sabtu (2/1/2021), juru bicara polisi setempat Martina Medic mengatakan kepada The Associated Press bahwa polisi menerima laporan kejadian itu sekitar pukul 10 pagi, kemudian langsung pergi menuju lokasi di desa, dan ditemukan beberapa orang tewas. Desa itu terletak 150 kilometer (90) barat daya Sarajevo, Ibu Kota.

Komisioner Kepolisian Daerah Milan Galic kemudian mengatakan bahwa para korban adalah warga setempat, empat pria dan empat wanita, berusia 18-20 tahun.

"Mereka kemungkinan besar mati lemas tetapi lebih banyak informasi lagi akan diumumkan setelah penyelidikan," kata Galic.

Kotamadya Posusje, tempat desa itu berada, dalam sebuah posting Facebook berduka atas tewasnya 8 orang itu dan mendesak kafe dan restoran setempat untuk tutup untuk menghormati para korban. Pejabat tinggi dari Bosnia dan Kroasia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga mereka.

Media Bosnia dan Kroasia mengatakan delapan orang itu adalah siswa sekolah menengah dan mahasiswa yang meninggal karena karbon monoksida yang bocor dari generator yang mereka gunakan untuk pemanas saat merayakan Malam Tahun Baru di sebuah pondok liburan.

Karbon monoksida adalah gas yang tidak berbau, tidak berwarna dan tidak berasa yang dapat menyebabkan penyakit dan kematian mendadak.

(eva/eva)