4 Anak di Kongo Tewas Saat Granat yang Dimainkan Meledak

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Kamis, 31 Des 2020 03:37 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Bunia -

Pejabat setempat mengatakan 4 anak di Kongo tewas ketika granat yang mereka mainkan meledak. Peristiwa itu terjadi pada Selasa waktu setempat di Provinsi Ituri.

Dilansir AFP, Kamis (31/12/2020) kecelakaan itu terjadi di Desa Tsoro, Djugu Ituri pada Selasa waktu setempat. Hal itu diungkpakan oleh administrator lokal, Adel Alingi.

"Salah satu dari mereka mengambil perangkat itu, yang lain melemparkannya ke udara dan granat meledak saat jatuh," kata Alingi kepada AFP, seraya menambahkan keempat anak itu tewas ditempat kejadian.

Djugu berada di pusat kekerasan yang dituduhkan pada pejuang dari Coorperation for the Develompment of Congo (CODECO), sebuah sekte politik-agama bersenjata yang terkait dengan lebih dari 1.000 kematian sejak Desember 2017.

Para ahli mengatakan CODECO menyatukan beberapa sekte pejuang milisi yang mengklaim membela hak-hak komunitas petani etnis Lendu.

(lir/lir)