Round-Up

Sistem Medis Jepang Kewalahan saat Kasus Baru Corona Terus Menekan

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 23 Des 2020 05:47 WIB
Warga Jepang memperingati 75 tahun bom atom Hiroshima. Dalam peringatan itu, warga tampak pakai masker dan jaga jarak untuk cegah penyebaran virus Corona.
Foto: Corona di Jepang (Getty Images/Carl Court)
Tokyo -

Sistem fasilitas kesehatan Jepang kewalahan karena kasus Corona yang menekan. Asosiasi dokter, perawat, dan tujuh kelompok medis nasional lainnya di Jepang mengumumkan keadaan darurat medis pada Senin (21/12/2020).

"Penyebaran infeksi virus Corona tidak menunjukkan tanda-tanda akan berhenti. Jika dibiarkan, orang-orang di Jepang tidak akan dapat menerima perawatan medis reguler, apalagi perawatan untuk COVID-19," kata pernyataan bersama itu seperti dilansir Reuters, Selasa (22/12).

Kesembilan kelompok tersebut yang juga termasuk asosiasi dokter gigi dan apoteker nasional, meminta pemerintah untuk memberikan bantuan yang tepat kepada petugas medis garis depan. Mereka juga meminta agar masyarakat melakukan tindakan pencegahan infeksi secara menyeluruh.

Meskipun tidak sampai mendekati tingkat keparahan yang terlihat di Amerika Serikat dan sebagian Eropa, infeksi virus Corona di Jepang telah meningkat tajam ke rekor tertinggi bulan ini. Angka ini meningkatkan kekhawatiran bahwa fasilitas medis mungkin kewalahan ketika mereka biasanya kekurangan staf di musim liburan.

Bagaimana perkembangan kasus Corona di Jepang? Silakan klik halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2