Berlakukan Lockdown, PM Inggris Pastikan Varian Baru Corona Lebih Menular

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Minggu, 20 Des 2020 11:49 WIB
People dine outside on a street in central London, Saturday, Oct. 31, 2020. Earlier Saturday British Prime Minister Boris Johnson announced England will start a monthlong lockdown next week. Johnson says the new measures will begin Thursday and last until Dec. 2. (AP Photo/Alberto Pezzali, Pool)
Foto: PM Inggris Boris Johnson (AP/Alberto Pezzali)
London -

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson memberlakukan penguncian (lockdown) yang efektif di Inggris. Dengan ini, Johnson membatalkan rencana untuk mengurangi pembatasan selama Natal. Hal ini karena Inggris sedang menghadapi varian baru virus Corona yang 70% lebih menular daripada yang asli.

Dilansir dari Reuters, Minggu (20/12/2020) meskipun Johnson dan ilmuwan penasihatnya yakin vaksin akan tetap efektif, dan varian baru ini tidak lebih mematikan atau lebih serius dalam hal penyakit yang disebabkannya, dia mengatakan bahwa pemerintah harus mengambil tindakan segera.

Jumlah kasus di Inggris melonjak dalam dua minggu terakhir karena varian baru virus Corona.

Johnson membatalkan rencana untuk mengizinkan tiga rumah tangga berkumpul di dalam ruangan selama lima hari selama periode perayaan natal. Dia mengatakan London dan Inggris tenggara, yang saat ini berada di level tertinggi dari sistem aturan tiga tingkat, sekarang akan ditempatkan di Tier baru, 4 tingkat, mirip dengan lockdown nasional baru-baru ini.

"Dengan berat hati saya harus memberitahu Anda bahwa kita tidak dapat melanjutkan Natal seperti yang direncanakan," kata Johnson dalam konferensi pers, Sabtu (19/12). "Saya sangat yakin tidak ada alternatif yang terbuka untuk saya."

Orang-orang akan diminta untuk tinggal di rumah kecuali untuk alasan penting seperti pekerjaan, dan toko ritel yang tidak penting akan ditutup, begitu juga dengan waktu luang dan hiburan dalam ruangan.

Tonton juga 'Corona Melonjak, Inggris Terapkan Pembatasan Level Paling Tinggi':

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2