ADVERTISEMENT

Kedubes AS Tarik Sebagian Stafnya dari Irak karena Masalah Keamanan

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Kamis, 03 Des 2020 14:21 WIB
Posters with pictures of some of the Iran-backed Popular Mobilization fighters killed in a U.S. airstrike in Qaim Sunday, are posted by pro-Iranian militiamen and their supporters on the walls of the U.S. Embassy, in Baghdad, Iraq, Wednesday, Jan. 1, 2020. U.S. troops fired tear gas on Wednesday as hundreds of Iran-backed militiamen and other protesters gathered outside the American Embassy in Baghdad for a second day and set fire to the roof of a reception area inside the compound. (AP Photo/Nasser Nasser)
Foto: Tembok di gedung kedubes AS di Bahgdad (AP Photo/Nasser Nasser)
Washington DC -

Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) di Baghdad, Irak telah menarik sebagian stafnya karena masalah keamanan. Informasi ini disampaikan oleh dua pejabat senior Irak.

Dilansir dari AFP, Kamis (3/12/202020) AS marah dengan puluhan serangan roket dan bom pinggir jalan yang menargetkan misinya dan instalasi militer AS lainnya di Irak selama setahun terakhir.

Penarikan sebagian staf kedutaan ini tampaknya merupakan imbas dari masalah keamanan, kata seorang pejabat Irak kepada AFP.

"Ini adalah penurunan kecil berdasarkan reservasi keamanan dari pihak AS. Mereka bisa kembali - ini hanya gangguan keamanan," kata sumber senior yang enggan disebut namanya itu.

"Kami tahu sebelumnya dan staf diplomatik teratas termasuk duta besar akan tetap tinggal, jadi ini bukan pemutusan hubungan diplomatik," imbuhnya.

Seorang pejabat tinggi Irak lainnya menegaskan itu adalah upaya untuk "meminimalkan risiko."

Tidak disebutkan berapa jumlah staf Kedubes AS yang ditarik dari Irak.

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS menolak mengomentari penarikan itu. Namun, dia mengatakan bahwa keselamatan para pejabat, warga dan fasilitas AS di Irak "tetap menjadi prioritas tertinggi mereka".

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT