Kematian Akibat Virus Corona di Eropa Tembus 400 Ribu

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 28 Nov 2020 17:44 WIB
Sars-CoV-19 test tube in purple protective glove, virus illustration on computer screen in background
Foto: Getty Images/iStockphoto/PS3000
Jakarta -

Kematian akibat virus Corona di Eropa sejauh ini telah mencapai 400.000 kematian, wilayah terparah kedua di dunia, ketika beberapa bagian benua itu mulai membuka kembali toko-toko untuk musim liburan.

Eropa pada hari Sabtu (28/11) ini telah mencatat 400.649 kematian menurut penghitungan AFP, Sabtu (28/11/2020).

Inggris menyumbang hampir dua pertiga dari kematian pada 57.551 kematian, diikuti oleh Italia dengan 53.677 kematian, Prancis pada 51.914 kematian dan Spanyol dengan 44.668 kematian.

Toko-toko akan kembali dibuka di Prancis pada hari Sabtu ini, sementara pusat perbelanjaan di Polandia juga akan dibuka kembali.

Belgia akan mengizinkan toko-toko untuk dibuka kembali mulai 1 Desember mendatang, tetapi akan mempertahankan semi-lockdown saat ini mungkin hingga pertengahan Januari 2021. Langkah tersebut mencerminkan pelonggaran serupa di Jerman, Luksemburg, dan Belanda.

Irlandia juga telah mengumumkan pelonggaran pembatasan untuk memungkinkan beberapa bisnis dibuka kembali dan agar keluarga-keluarga bisa berkumpul sebelum Natal.

Jerman, yang pernah menjadi secercah harapan dalam mimpi buruk virus Corona di Eropa, mencatat lebih dari satu juta kasus infeksi pada hari Jumat (27/11) waktu setempat.

Simak juga video 'Sebanyak 80-90% Pasien Corona Meninggal Alami Koagulopati':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2