Pemimpin Jaringan Pemerasan Seks Online di Korsel Dibui 40 Tahun

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Kamis, 26 Nov 2020 13:59 WIB
Young woman using cell phone to send text message on social network at night. Closeup of hands with computer laptop in background
Foto: Ilustrasi media sosial (Thinkstock)
Seoul -

Pengadilan Korea Selatan menghukum pemimpin jaringan pemerasan seksual online hingga 40 tahun penjara. Hal ini dilaporkan oleh kantor berita Korsel, Yonhap.

Dilansir dari Reuters dan Channel News Asia (CNA), Kamis (26/11/2020) Cho Ju-bin (24) dinyatakan bersalah menjalankan jaringan online yang memeras setidaknya 74 wanita, termasuk 16 remaja, ke dalam apa yang disebut pihak berwenang sebagai "perbudakan virtual".

Dia memaksa korbannya untuk mengirimkan foto-foto seksual diri mereka yang merendahkan dan terkadang disertai kekerasan. Aksi ini terjadi antara bulan Mei 2019 dan Februari 2020.

Pengadilan Distrik Pusat Seoul menghukum Cho karena melanggar hukum pidana dan perlindungan anak dengan membuat dan merilis pornografi dan menjalankan organisasi kriminal, kata Yonhap.

Pengacara Cho tidak dapat dihubungi saat dimintai komentarnya. Namun, saat ditahan polisi pada Maret lalu, Cho mengatakan ingin meminta maaf kepada para korban.

"Terdakwa telah memikat dan mengancam banyak korban dengan berbagai cara untuk memproduksi pornografi dan mendistribusikannya dalam waktu lama kepada banyak orang," lapor Yonhap, mengutip hakim yang menjatuhkan putusan dan hukuman.

Selanjutnya
Halaman
1 2