AS Distribusikan 6,4 Juta Dosis Vaksin Corona pada Tahap Pertama

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 25 Nov 2020 11:02 WIB
Virus corona: China diam-diam uji coba vaksin Covid-19 pada para pekerja
Ilustrasi (BBC World)
Washington DC -

Amerika Serikat (AS) berencana untuk mendistribusikan 6,4 juta dosis vaksin virus Corona (COVID-19) buatan Pfizer-BioNTech kemungkinan pada pekan pertama bulan depan. Pendistribusian akan mulai dilakukan setelah nantinya otoritas AS memberikan izin penggunaan darurat untuk vaksin tersebut.

Seperti dilansir AFP, Rabu (25/11/2020), komisi pada Badan Makanan dan Obat-obatan AS (FDA) akan menggelar pertemuan pada 10 Desember mendatang, untuk memutuskan apakah akan memberikan lampu hijau bagi vaksin Corona buatan Pfizer-BioNTech tersebut.

Penentuan itu akan dibahas saat AS mencatatkan total 259.600 kematian akibat Corona di wilayahnya, dengan total 12.5 juta kasus. Dalam 24 jam terakhir, AS melaporkan lebih dari 2 ribu kematian dan 167 ribu kasus baru Corona.

Jenderal Gustave Perna selaku Kepala Operasional untuk Operation Warp Speed yang digaungkan pemerintah Presiden Donald Trump, menuturkan kepada wartawan bahwa sekitar 40 juta dosis vaksin Corona akan tersedia pada akhir Desember mendatang.

Angka itu termasuk pasokan vaksin lain yang dikembangkan Moderna dan Institut Kesehatan Nasional, yang pekan lalu mengumumkan hasil efikasinya dan mendekati pengajuan izin untuk penggunaan darurat.

Vaksin Corona buatan Pfizer diketahui wajib disimpan dalam suhu minus 70 derajat Celsius untuk jangka panjang dan pihak perusahaan telah mengembangkan beberapa kontainer khusus dengan dry ice untuk menjaga vaksin-vaksin itu tetap dingin hingga 15 hari.

Dituturkan Perna bahwa 64 yurisdiksi di seluruh AS, termasuk 50 negara bagian, juga wilayah sebagai ibu kota Washington DC dan Puerto Rico serta reservasi Indian -- telah menerima jumlah alokasi mereka pada Jumat (20/11) pekan lalu. Jumlah vaksin yang diterima tiap wilayah akan proporsional dengan jumlah populasi mereka.

Pemerintah federal AS kemudian akan merilis rekomendasi soal siapa saja yang harus diprioritaskan mendapat vaksin Corona nantinya -- kemungkinan besar warga lansia, berisiko tinggi dan pekerja garis depan -- namun otoritas lokal akan mengambil keputusan akhir untuk wilayah masing-masing.

Menteri Kesehatan AS, Alex Azar, menuturkan bahwa vaksinasi akan dimulai di panti-panti jompo dalam waktu 48 jam setelah izin penggunaan darurat disetujui.

Simak video 'Biden-Harris Temui Para Gubernur, Pastikan Vaksin Corona Gratis':

[Gambas:Video 20detik]



(nvc/rdp)