AS Kirimkan Rudal dan Janji Akan Membela Filipina dalam Konflik

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 23 Nov 2020 18:35 WIB
U.S. National Security Advisor Robert OBrien speaks during the turnover ceremony of defense articles at the Department of Foreign Affairs in Pasay City, Philippines Monday, Nov. 23, 2020. (Eloisa Lopez/Pool Photo via AP)
Penasihat keamanan nasional AS, Robert O'Brien, mewakili Trump dalam seremoni pengiriman pasokan rudal untuk militer Filipina (Eloisa Lopez/Pool Photo via AP)
Manila -

Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengirimkan pasokan rudal dan persenjataan lain untuk membantu Filipina memerangi militan terkait kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). AS juga memperbarui janji untuk membela Filipina jika negara itu diserang dalam sengketa Laut China Selatan.

Seperti dilansir Associated Press, Senin (23/11/2020), Penasihat Keamanan Nasional AS, Robert O'Brien, mewakili Trump dalam seremoni di Departemen Luar Negeri Filipina di Manila pada Senin (22/11) waktu setempat. Dalam seremoni itu, O'Brien mengumumkan pengiriman pasokan rudal dan bom untuk militer Filipina.

Dalam percakapan telepon dengan Presiden Rodrigo Duterte pada April lalu, Trump berjanji untuk mengirimkan pasokan rudal senilai US$ 18 juta ke Filipina.

Bantuan AS untuk Filipina ini memproyeksikan kewajaran dalam hubungan luar negeri AS saat Trump berupaya menggugat hasil pilpres 3 November lalu. Duterte sebelumnya menyerukan agar warga AS keturunan Filipina untuk memilih Trump dalam pilpres, namun dia telah menyelamati Presiden terpilih AS, Joe Biden, melalui juru bicaranya.

Selain berkunjung ke Manila, O'Brien sebelumnya mewakili Trump dalam pertemuan virtual antara AS dengan negara-negara ASEAN dan negara-negara Asia Timur yang juga dihadiri China dan Rusia.

Dalam sambutannya saat seremoni pengiriman rudal, O'Brien menyinggung soal peran pemerintahan Trump dalam kekalahan ISIS di Timur Tengah dan pembunuhan pemimpinnya, Abu Bakr al-Baghdadi, di Suriah tahun lalu. O'Brien juga memperbarui komitmen AS untuk membantu Filipina dalam mengalahkan militan-militan terkait ISIS di wilayah selatan negara tersebut.

"Presiden Trump mendukung Presiden Duterte saat kita memerangi ISIS di sini, di Asia Tenggara," tegas O'Brien. "Pengiriman ini menggarisbawahi komitmen kami yang kuat dan abadi terhadap aliansi penting kami," imbuhnya.

Simak juga video 'Ngomongin Rudal, Menhan AS Bertemu PM Israel Netanyahu':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2