International Updates

Netanyahu Diam-diam Temui Putra Mahkota Saudi, Putin Belum Selamati Biden

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 23 Nov 2020 18:18 WIB
Presiden Jokowi menggelar pertemuan bilateral dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad Bin Salman
Foto: Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad Bin Salman. (Jordan-detikcom)
Jakarta -

Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, diam-diam terbang ke Arab Saudi pada Minggu (22/11) waktu setempat. Di Saudi, Netanyahu dilaporkan bertemu dengan Putra Mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman, atau yang dikenal sebagai MBS.

Seperti dilansir Reuters, Senin (23/11/2020), laporan radio publik Israel, Kan dan Army Radio menyebut bahwa Netanyahu juga bertemu Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo, yang juga sedang berkunjung ke Saudi.

Kantor PM Israel dan Kedutaan Besar AS di Yerusalem belum memberikan komentar atas laporan ini. Jika kunjungan Netanyahu ke Saudi ini benar dilakukan, maka akan menjadi pertemuan pertama yang diketahui publik antara seorang pejabat senior Israel dengan pejabat tinggi Saudi.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Senin (23/11/2020):

- Keponakan Kim Jong Un Dikabarkan Ditangkap oleh CIA

Keponakan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un dilaporkan telah ditahan oleh CIA. Kabar penangkapan ini diungkap oleh salah satu media Amerika Serikat.

Dilansir dari news.com.au, Senin (23/11/2020) Kim Han-sol adalah putra dari saudara tiri Kim Jong Un, Kim Jong-nam--yang diduga dibunuh atas perintah pemimpin Korut itu dengan menggunakan agen saraf pada tahun 2017.

Dijelaskan bahwa Han-sol sempat menjadi eksil selama 25 tahun--yang disebut hidup dalam kemewahan. Kini dia bersembunyi, setelah menyerahkan diri kepada dinas intelijen Amerika (CIA).

Menurut laporan New Yorker, Grup pembangkang Korea Utara, Free Joseon, mengklaim telah membantu keponakan Kim itu melarikan diri setelah kematian ayahnya.

- Pejabat Militer AS Mendadak ke Taiwan, Berpotensi Bikin China Marah

Seorang pejabat tinggi militer bintang dua berpangkat Laksamana Muda Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) yang bertugas mengawasi intelijen militer di kawasan Asia Pasifik, melakukan kunjungan mendadak ke Taiwan. Perjalanan tingkat tinggi ini berpotensi membuat geram China, yang menganggap Taiwan bagian wilayahnya.

Seperti dilansir Reuters, Senin (23/11/2020), kabar soal kunjungan mendadak pejabat militer AS itu diungkapkan oleh dua sumber, yang salah satunya seorang pejabat Taiwan yang memahami situasi terkini. Kedua sumber menyebut bahwa pejabat militer AS yang berkunjung ke Taiwan adalah Laksamana Muda Michael Studeman.

Menurut situs resmi Angkatan Laut AS, Studeman menjabat sebagai Direktur J2, yang mengawasi intelijen, pada Komando Indo-Pasifik militer AS.

Pihak Pentagon dan Kementerian Pertahanan Taiwan sama-sama menolak untuk berkomentar.

- Trump Gugat Kemenangan Biden, Hakim: Seperti Monster Frankenstein

Seorang hakim federal Amerika Serikat (AS) kembali menolak gugatan hukum terkait pilpres yang diajukan Presiden Donald Trump di negara bagian Pennsylvania. Sang hakim federal menyebut gugatan untuk membalikkan kekalahan Trump dari Presiden terpilih AS, Joe Biden, bagaikan 'monster Frankenstein'.

Selanjutnya
Halaman
1 2