13 Orang Tewas dalam Pembantaian di Kolombia

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Senin, 23 Nov 2020 13:52 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Foto: Ilustrasi police line (Ilustrasi/Thinkstock)
Bogota -

Sedikitnya 13 orang tewas dalam dua pembantaian terpisah di wilayah Kolombia. Aksi pembantaian ini adalah aksi terbaru tahun ini.

Dilansir AFP, Senin (23/11/2020) pembunuhan itu terjadi di Antioquia di barat laut dan Cauca di barat daya, daerah yang dilanda kekerasan tahun ini.

Sejak Januari, Kolombia telah mengalami puluhan aksi pembantaian - yang didefinisikan sebagai serangan yang menewaskan sedikitnya tiga orang - menjadikan tahun 2020 sebagai tahun terburuk sejak penandatanganan perjanjian damai tahun 2016.

Perjanjian itu disepakati oleh mantan gerilyawan Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC).

Di kota Antioquia, Betania, lima petani kopi dan tiga orang lainnya tewas dalam serangan semalam di sebuah perkebunan, kata pihak berwenang.

Sekitar "10 pria bersenjata berat ... memasuki asrama di peternakan Gabriela" dan "menembak tanpa pandang bulu," kata walikota Betania Carlos Villada kepada AFP.

Pembunuhan itu diyakini terkait dengan perdagangan narkoba.

Selanjutnya
Halaman
1 2