Atasi Penduduk yang Menua, China Akan Dorong Warga Punya Anak Lebih Banyak

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Senin, 23 Nov 2020 12:17 WIB
Adat Chunyun, yakni mudik massal penduduk China menjelang Imlek
Foto: Ilustrasi penduduk di China (AFP)
Beijing -

China berencana mengambil langkah-langkah baru untuk mendorong lebih banyak kelahiran. Kebijakan ini juga untuk mengatasi populasi yang menua dengan cepat sebagai bagian dari "rencana lima tahun" baru 2021-2025.

Dilansir dari Channel News Asia (CNA) dan Reuters, Senin (23/11/2020) China akan menawarkan bantuan keuangan dan kebijakan yang ekstensif untuk mendorong pasangan memiliki lebih banyak anak, kata para pakar seperti dikutip media pemerintah China Daily.

"Kebijakan kependudukan yang lebih inklusif akan diperkenalkan untuk meningkatkan kesuburan, kualitas tenaga kerja dan struktur penduduk," kata Yuan Xin, wakil presiden Asosiasi Penduduk China.

China memperkenalkan "kebijakan satu anak" yang kontroversial pada tahun 1978, dengan mengatakan upaya untuk mengurangi kemiskinan dan mengembangkan ekonomi sedang dirusak oleh pertumbuhan populasi yang cepat, terutama di pedesaan.

Tetapi negara terpadat di dunia itu memutuskan pada tahun 2016 untuk melonggarkan pembatasan dan mengizinkan pasangan untuk memiliki anak kedua, dalam upaya untuk mengatasi peningkatan pesat penduduk tua serta berkurangnya angkatan kerja. Beberapa ahli mengatakan bahwa kini harus menghapuskan semua batasan sepenuhnya.

Jumlah warga negara yang berusia 60 tahun atau lebih mencapai 254 juta orang pada akhir tahun lalu, mencapai 18,1 persen dari total populasi.

Jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat menjadi 300 juta orang pada tahun 2025 dan 400 juta orang pada tahun 2035, memberikan tekanan besar pada kesehatan negara dan sistem perawatan sosial, kata para ahli demografi.

Selanjutnya
Halaman
1 2