Menteri Arab Saudi Yakin Bisa Jalin Hubungan Baik dengan Joe Biden

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 19 Nov 2020 14:14 WIB
Joe Biden: Presiden terpilih AS akan bentuk gugus tugas virus corona, cabut larangan masuk warga sejumlah negara Muslim
Joe Biden (dok. BBC World)
Riyadh -

Menteri Energi Arab Saudi, Pangeran Abdulaziz bin Salman, melontarkan pernyataan bernada meneduhkan untuk Presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Joe Biden. Dia menyatakan bahwa kerja sama energi bisa menjadi landasan untuk menjalin 'hubungan baik'.

Seperti dilansir AFP, Kamis (19/11/2020), Saudi selama ini menjadi sekutu dekat Presiden Donald Trump, yang kalah dari Biden dalam pilpres 3 November lalu. Biden sebelumnya berjanji untuk menindak tegas kegagalan penegakan HAM di Saudi, sebuah ancaman yang ditolak para pengamat Saudi sebagai gertakan belaka.

"Kita memiliki program bilateral, kita memiliki aspirasi bersama untuk mengurangi emisi dalam sektor tenaga," sebut Pangeran Abdulaziz dalam pernyataan kepada wartawan di Riyadh.

"Jika kita dapat membantu satu sama lain secara bilateral... itu akan menjadi landasan yang baik untuk menjalin hubungan baik dengan pemerintahan Biden yang akan datang," cetusnya.

Pangeran Abdulaziz bersikeras menyatakan hubungan Saudi dengan AS, yang didasarkan pada tujuan bersama untuk menjaga stabilitas pasar minyak, tetap kuat selama beberapa dekade meskipun ada berbagai 'badai'.

"Pemerintahan (AS) datang dan (pergi), tapi pilar utama dari hubungan ini masih berjaya," ucapnya menjelang pertemuan G20 yang dipimpin Saudi pada akhir pekan ini.

"Jadi saya tidak memiliki keraguan dalam pikiran saya bahwa kita akan, seperti yang kita lakukan di masa sebelumnya dengan seluruh pemerintahan, memiliki hubungan yang berhasil dan kita akan memiliki program energi gabungan," imbuh Pangeran Abdulaziz.

Selanjutnya
Halaman
1 2