Nyaris 100 Ribu Orang Laporkan Pelecehan Seksual di Pramuka AS

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 17 Nov 2020 15:50 WIB
FILE - In this Feb. 18, 2020, file photo, Boy Scouts of America uniforms are displayed in the retail store at the headquarters for the French Creek Council of the Boy Scouts of America in Summit Township, Pa. Close to 90,000 sex-abuse claims have been filed against the Boy Scouts of America as the deadline arrived Monday, Nov. 16 for filing claims in the BSA’s bankruptcy case. The number far exceeded initial projections of lawyers across the United States who have been signing up clients in the case since the Boy Scouts filed for bankruptcy protection in February in the face of hundreds of lawsuits. (Christopher Millette/Erie Times-News via AP, File)
Ilustrasi -- Boy Scouts of America (AP Photo/Christopher Millette)
Washington DC -

Nyaris 100 ribu korban pelecehan seksual yang terjadi di dalam organisasi Boy Scouts of America (BSA), semacam pramuka di Amerika Serikat (AS), muncul ke publik. Angka ini mengungkapkan skala terbesar dalam tindak pelecehan seksual oleh para pemimpin BSA dalam beberapa dekade terakhir.

Seperti dilansir AFP, Selasa (17/11/2020), laporan disampaikan oleh puluhan ribu korban menjelang batas waktu terakhir untuk bisa mendapatkan ganti rugi dari BSA atas seluruh tindak pelecehan seksual yang telah terjadi selama bertahun-tahun. Angka tersebut tercatat hingga Senin (16/11) malam waktu setempat.

"Hingga hari ini, 95 ribu laporan telah diajukan," tutur pengacara para korban, Paul Moses, kepada AFP.

Jumlah tersebut jauh lebih besar dari 11 ribu laporan pelecehan seksual yang diyakini telah diajukan dalam beberapa tahun terakhir terhadap Gereja Katolik.

"Ini sejauh ini merupakan skandal pelecehan seksual terbesar di AS," sebut Moses.

Dia juga menyebut bahwa proses rekrutmen BSA telah sejak lama menawarkan 'cawan petri sempurna' untuk para pedofil. "Para bocah laki-laki telah bersumpah setia, mereka jauh dari orangtua mereka, di alam liar," ujarnya.

Pihak BSA telah memberikan tanggapannya terkait pelaporan tersebut. "Kami terpukul oleh jumlah orang yang terdampak tindak pelecehan di masa lalu dalam proses scouting ini dan tergerak oleh keberanian orang-orang yang muncul ke publik," demikian pernyataan organisasi ini.

Simak video 'Ancaman Hukuman untuk Pelaku Pelecehan Seksual di Medsos':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2