India Diselimuti Kabut Asap Beracun Usai Festival Diwali

Tim detikcom - detikNews
Senin, 16 Nov 2020 04:30 WIB
Sikh people walk along a field under heavy smog conditions after a Fateh Divas celebration a day after Diwali festival, in Amritsar on November 15, 2020. (Photo by NARINDER NANU / AFP)
Kondisi udara di India usai festival Diwali (Foto: AFP/NARINDER NANU)

Polusi udara di New Delhi biasa memburuk pada bulan Oktober dan November karena para petani membakar limbah pertanian. Polusi juga disebabkan oleh pembangkit listrik tenaga batubara, lalu lintas dan hari-hari tanpa angin.

Sementara itu, jumlah kasus virus Corona lebih dari 400.000 kasus di kota berpenduduk 20 juta orang juga meningkatkan kewaspadaan atas kabut asap. Dokter telah memperingatkan bahwa terjadi peningkatan penyakit pernapasan.

Kota-kota di negara bagian Punjab, Uttar Pradesh, Haryana, Bihar dan New Delhi--yang telah menderita dari beberapa udara terburuk di dunia-- mengalami tingkat polusi yang lebih tinggi daripada di pagi hari setelah Diwali tahun lalu.

Rata-rata indeks kualitas udara yang dipicu di berbagai tempat di kota-kota besar di negara bagian ini lebih tinggi dari tahun lalu. Hal itu diungkapkan oleh data badan Pengendalian Polusi Pusat India.

Halaman

(lir/lir)