ADVERTISEMENT

Kelompok Bersenjata Serang Bus di Ethiopia, 34 Orang Tewas Ditembak

Tim detikcom - detikNews
Senin, 16 Nov 2020 03:19 WIB
A shot is fired by Canadas Zina Kocher as she competes in the Womens Biathlon 4x6 km Relay at the Laura Cross-Country Ski and Biathlon Center during the Sochi Winter Olympics on February 21, 2014, in Rosa Khutor, near Sochi.  AFP PHOTO / KIRILL KUDRYAVTSEV        (Photo credit should read KIRILL KUDRYAVTSEV/AFP/Getty Images)
Ilustrasi (Foto: AFP)
Addis Ababa -

Komisi Hak Asasi Manusia Ethiopia (EHRC) mengatakan sejumlah pria bersenjata menyerang bus penumpang di Ethiopia barat. Setidaknya 34 orang dinyatakan tewas dalam serangan itu.

Dilansir AFP, Senin (16/11/2020) EHCR dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa "perkiraan jumlah korban saat ini mencapai 34 orang, kemungkinan akan meningkat" dari serangan yang terjadi Sabtu malam di wilayah Benishangul-Gumuz. Seorang juru bicara EHCR mengkonfirmasi bahwa semua korban tewas.

EHCR juga mengatakan bahwa serangan bus terjadi di wilayah administratif Debat, dan "ada laporan serangan serupa" di tiga wilayah lain, serta "orang-orang yang melarikan diri untuk mencari pelindungan".

Perdana Menteri Abiy Ahmad telah memberikan sedikit informasi tentang kekerasan baru-baru ini di Benishangul-Gumuz, khususnya di zona Metekel, tempat Dabate berasal.

Sebanyak 12 orang tewas dalam serangan di zona itu pada Oktober, sementara 15 orang tewas dalam serangan serupa akhir September.

Kepada anggota parlemen, Abiy mengatakan para pejuang yang bertanggung jawab atas pembunuhan itu menerima pelatihan dan perlindungan di negara tetangga Sudan dan bahwa bantuan Khartoum diperlukan untuk menstabilkan daerah itu.

Tidak ada kaitan yang diketahui antara kekerasan di Benishangul-Gumuz dan operasi militer di wilayah utara Tigrey Ethiopia, yang telah menewaskan ratusan orang dan menyebabkan lebih dari 20.000 orang melarikan diri dari perbatasan Sudan.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT