Organisasi-organisasi PBB Diyakini Lega Usai Joe Biden Terpilih

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Minggu, 15 Nov 2020 15:12 WIB
Jakarta -

Organisasi-organisasi yang berada di bawah PBB disebut menghela nafas lega atas kemenangan pemilihan presiden Joe Biden. Selama ini organisasi-organisasi ini kerap berseteru dengan pemerintahan Donald Trump.

"Saya pikir setiap orang pada dasarnya menunggu dengan tangan terbuka sampai pemerintah AS kembali," kata Manfred Elsig, seorang profesor hubungan internasional di Institut Perdagangan Dunia Universitas Bern seperti dilansir AFP, Minggu (15/11).

Pemerintahan Presiden Donald Trump telah menjadi pengalaman traumatis bagi organisasi-organisasi internasional itu.

Di Jenewa saja, Amerika Serikat di bawah Trump, telah memutuskan hubungannya dengan badan hak asasi tertinggi PBB, melumpuhkan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dan mulai menarik diri dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan ketika badan tersebut berusaha untuk mengoordinasikan tanggapan global terhadap COVID-19.

Setelah pemilihan calon dari Partai Demokrat Biden akhir pekan lalu, "ada helaan nafas lega" di dalam organisasi internasional, kata seorang pejabat WTO yang enggan menyebutkan namanya.

Para pengamat mengharapkan Washington di bawah Biden untuk terlibat kembali dengan komunitas internasional dan lembaga-lembaganya, dan untuk melanjutkan diskusi tentang sejumlah masalah yang diblokir oleh pendahulunya.

"Saya pikir akan ada sedikit bulan madu," kata Elsig, meskipun memperingatkan bahwa periode bahagia itu bisa "singkat".

Selanjutnya
Halaman
1 2