Sempat Meremehkan Corona, Anggota Parlemen AS Kini Terinfeksi

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 13 Nov 2020 12:40 WIB
In this Aug. 26, 2020, photo, U.S. Rep. Don Young, an Alaska Republican, speaks during a ceremony in Anchorage, Alaska, celebrating the opening of a Lady Justice Task Force cold case office which will specialize in cases involving missing or murdered Indigenous women. Young announced Thursday, Nov. 12, 2020, on Twitter that he has tested positive for COVID-19. (AP Photo/Mark Thiessen)
Don Young (AP Photo/Mark Thiessen)
Alaska -

Seorang anggota parlemen Amerika Serikat (AS) yang mewakili negara bagian Alaska, Don Young, baru dinyatakan positif virus Corona (COVID-19). Young yang berusia 87 tahun ini diketahui sempat meremehkan dan mengejek Corona sebagai 'virus bir'.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (13/11/2020), Young merupakan satu-satunya anggota House of Representatives (HOR) atau DPR AS dari Partai Republik yang mewakili negara bagian Alaska. Pada Kamis (12/11) waktu setempat, Young mengumumkan dirinya positif terinfeksi Corona.

"Saya dinyatakan positif COVID-19. Saya merasa kuat, saya mengikuti protokol yang tepat, bekerja dari rumah di Alaska, dan meminta privasi saat ini," demikian pernyataan Young via Twitter.

Pengumuman Young ini disampaikan ketika Gubernur Alaska memperingatkan bahwa sistem layanan kesehatan dan keselamatan publik berisiko kewalahan oleh penyebaran cepat virus Corona di negara bagian itu.

Young baru saja terpilih kembali menjadi anggota DPR AS mewakili Alaska untuk masa jabatan ke-25 dan tercatat sebagai anggota Kongres terlama di AS.

Pada Maret lalu, Young menyebut kekhawatiran terhadap Corona 'diciptakan secara terutama oleh histeria'. "Saya menyebutnya virus bir. Bagaimana Anda menyukainya?" ucapnya saat itu, mengejek virus Corona dengan merujuk pada minuman bir merek Corona.

"Pokoknya, itu menyerang kita warga senior. Saya salah satu dari Anda. Saya masih mengatakan kita sebagai bangsa, sebagai negara, harus melanjutkan aktivitas sehari-hari," imbuhnya dalam pidato di panti jompo di Palmer, Alaska.

Gubernur Alaska, Mike Dunleavy, yang juga dari Partai Republik mengirimkan pesan darurat kepada seluruh warganya pada Kamis (12/11) waktu setempat, yang isinya memperingatkan soal 'peningkatan' kasus Corona di negara bagian itu.

"Tidak peduli apa yang Anda yakini tentang virus ini, faktanya adalah fakta. Jumlah rawat inap dan petugas layanan kesehatan mencapai level yang tidak tertahankan," ucapnya dalam pesan berbentuk video tersebut.

(nvc/ita)