Ledakan Bom di Arab Saudi Terjadi Saat Seremoni Peringatan Perang Dunia I

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 11 Nov 2020 19:05 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta -

Serangan bom terjadi di pemakaman non-Muslim di Jeddah, Arab Saudi. Serangan bom itu terjadi saat seremoni tahunan peringatan Perang Dunia I yang dihadiri oleh para diplomat Eropa.

Kementerian Luar Negeri Prancis menyatakan bahwa beberapa orang terluka dalam peristiwa itu.

"Seremoni tahunan untuk memperingati berakhirnya Perang Dunia I di pemakaman non-Muslim di Jeddah, dihadiri oleh beberapa konsulat, termasuk dari Prancis, menjadi sasaran serangan IED (alat peledak improvisasi) pagi ini, yang melukai beberapa orang," kata kementerian itu seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (11/11/2020).

"Prancis mengutuk keras serangan yang pengecut dan tidak bisa dibenarkan ini," imbuh kementerian.

Belum ada keterangan detail mengenai identitas para korban luka. Namun, pejabat pemerintah Yunani mengatakan seperti dilansir media France 24, Rabu (11/11/2020), bahwa empat orang terluka dalam ledakan itu, termasuk seorang warga Yunani.

Bulan lalu, seorang warga Saudi bersenjata pisau melukai seorang penjaga di konsulat Prancis di Jeddah, pada hari yang sama ketika seorang pria bersenjatakan pisau membunuh tiga orang di sebuah gereja di Nice di Prancis selatan.

Ledakan hari Rabu ini terjadi ketika Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang menjadi sasaran kemarahan di banyak negara Muslim karena pernyataannya terkait publikasi kartun Nabi Muhammad, menghadiri seremoni peringatan berakhirnya Perang Dunia I di Paris, Prancis.

(ita/ita)