Pejabat Top Palestina Meninggal Akibat Komplikasi Corona

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 10 Nov 2020 16:54 WIB
Saeb Erekat, secretary-general of the Palestine Liberation Organization, is in critical condition after being admitted to an Israeli hospital with the coronavirus ABBAS MOMANI AFP/File
Saeb Erekat (ABBAS MOMANI/AFP/File)
Yerusalem -

Pejabat top Palestina, Saeb Erekat, meninggal dunia akibat komplikasi virus Corona (COVID-19). Erekat yang menjabat Sekretaris Jenderal Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) ini meninggal pada usia 65 tahun setelah menjalani perawatan medis di Yerusalem.

Seperti dilansir AFP dan Associated Press, Selasa (10/11/2020), kantor kepresidenan Palestina mengonfirmasi meninggalnya Erekat pada Selasa (10/11) waktu setempat. Sebelumnya dilaporkan bahwa Erekat dinyatakan positif terinfeksi Corona pada 19 Oktober lalu.

"Saeb Erekat meninggal di Rumah Sakit Hadassah," demikian pernyataan kantor Presiden Palestina, Mahmoud Abbas.

Erekat yang juga dikenal sebagai perunding ulung untuk Palestina ini diketahui menjalani perawatan medis di sebuah rumah sakit Israel bernama Hadassah Ein Kerem yang ada di Yerusalem. Dia dirawat di Unit Perawatan Intensif (ICU) karena mengalami 'masalah kesehatan kronis dalam sistem pernapasan'.

Sebelum terinfeksi Corona, Erekat diketahui pernah menjalani operasi transplantasi paru-paru di Amerika Serikat tahun 2017 lalu.

Erekat yang lahir di Yerusalem ini menjabat sebagai Sekjen PLO dan masuk dalam lingkaran dalam Presiden Palestina, Mahmoud Abbas. Dia menjadi tokoh penting dalam politik Palestina selama beberapa dekade terakhir, seringkali menjadi lawan bicara utama untuk utusan asing dan media internasional.

Semasa hidup, Erekat secara konsisten menyuarakan dukungan untuk solusi dua negara bagi konflik Palestina dan Israel.

(nvc/rdp)