Penembakan di Wina, Macron: Musuh Harus Tahu dengan Siapa Mereka Berhadapan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 03 Nov 2020 09:46 WIB
Police officers stay in position during an operation, in Vienna, Austria, Tuesday, Nov. 3, 2020. Police in the Austrian capital said several shots were fired shortly after 8 p.m. local time on Tuesday, Nov. 2, in a lively street in the city center of Vienna and that there were six different shooting locations. Austrias top security official said authorities believe there were several gunmen involved and that a police operation was still ongoing. (Photo/Ronald Zak)
penembakan terjadi di di Wina, Austria (Foto: AP/Ronald Zak)
Jakarta -

Para pemimpin Uni Eropa mengutuk aksi penembakan di Wina, Austria yang terjadi di enam lokasi berbeda. Sedikitnya dua orang tewas akibat penembakan tersebut.

Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang negaranya baru saja mengalami serangan penusukan dan pemenggalan, turut angkat bicara.

"Kami, Prancis, berbagi keterkejutan dan kesedihan rakyat Austria yang malam ini dilanda serangan di jantung ibu kota mereka, Wina. Setelah Prancis, negara sahabatlah yang diserang," kata Macron dalam cuitan di Twitter usai penembakan di Wina.

"Ini Eropa kita. Musuh-musuh kita harus tahu dengan siapa mereka berhadapan. Kita tidak akan menyerah," imbuhnya seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (3/11/2020).

Presiden Komisi Uni Eropa, Ursula von der Leyen, mengaku terkejut dan sedih atas penembakan di Wina.

"Saya terkejut dan sedih dengan serangan brutal yang terjadi di Wina. Pikiran saya tertuju pada keluarga para korban dan rakyat Austria," katanya.