ADVERTISEMENT

Kelompok Bersenjata Serang Warga Sipil di Ethiopia, 32 Orang Tewas

Ibnu Hariyanto - detikNews
Selasa, 03 Nov 2020 03:36 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta -

Orang-orang bersenjata melakukan serangan di daerah Ethiopia barat. Seorang pejabat mengatakan serangan itu telah menewaskan 32 orang dan membakar lebih dari 20 rumah.

Dilansir Reuters, Selasa (3/11/2020), Pejabat administrator Elias Umeta mengatakan pembunuhan brutal itu dilakukan pada Minggu oleh satu kelompok bersenjata bernama OLF Shane di Zona Wollega Barat di wilayah Oromiya. 32 orang tewas dan hampir 750 orang lainnya mengungsi.

"Kami menguburkan hari ini 32 dari mereka. Sekitar 700 hingga 750 orang juga mengungsi dari daerah tersebut," kata Elias Umeta.

OLF Shane memisahkan diri dari Front Pembebasan Oromo (OLF), sebuah partai oposisi yang menghabiskan bertahun-tahun di pengasingan namun diizinkan kembali ke Ethiopia setelah Perdana Menteri Abiy Ahmed menjabat pada 2018. Kemudian sejak saat itu kekerasan sporadis terjadi Ethiopia.

OLF Shane mengatakan sedang memperjuangkan hak Oromos, sebuah kelompok etnis terbesar di Ethiopia. Namun, Elias mengatakan belum mengetahui motif pembunuhan itu.

"Mereka dieksekusi setelah diberitahu oleh kelompok bersenjata bahwa mereka ingin bertemu dengan mereka," katanya.

Penyerangan itu juga mendapat kecaman dari Komisi Hak Asasi Manusia Ethiopia. Selengkapnya simak di halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT