Inggris Tahan 7 Pria Nigeria yang Diduga Bajak Kapal Tanker

Isal Mawardi - detikNews
Selasa, 27 Okt 2020 23:54 WIB
Tentara Inggris selamatkan sandera di kapal tanker yang diduga dibajak penumpang gelap
Tentara Inggris selamatkan sandera di kapal tanker yang diduga dibajak penumpang gelap (Foto: BBC World)
Southampton -

Otoritas Inggris menahan 7 pria asal Nigeria yang diduga membajak kapal tanker minyak di pantai Isle of Wight. Ketujuh pria itu sedang diintrogasi.

Dilansir dari AFP, kepolisian Hampshire masih mendalami kasus ini. Pria-pria Nigeria itu diduga berusaha membajak Kapal Nave Andromeda dengan memberikan ancaman kekerasan kepada kru kapal.

Otoritas Inggris dan Wales memiliki waktu 1x24 jam untuk mengintrogasi para pelaku. Namun, pihak Inggris memohon memperpanjang masa pemeriksaan maksimal 96 jam.

Diketahui, pasukan elit Inggris Special Boat Service (SBS) menerima laporan darurat dari sebuah kapal tanker pada Minggu (25/10) pagi.

Dalam audio panggilan yang turut disiarkan media Inggris, seorang pria yang mengaku sebagai kapten kapal menggambarkan situasi pembajakan.

"Para penumpang gelap pergi ke luar (kapal). Saya melihat empat orang di sisi kiri kapal, di tengah kapal, di dekat manifold," kata pria itu.

"Dan dua dari mereka di sisi kanan jembatan... Saya mencoba untuk membuat mereka tenang tapi saya membutuhkan segera, segera bantuan agen." lanjutnya.

Kapal tanker milik Yunani itu sedang berlayar dari Lagos, Nigeria ke Southampton, Inggris. Diduga para pelaku menyelundup ke kapal saat bersandar di Lagos.

Sebanyak 16 pasukan SBS yang dilengkapi senjata laras panjang dan kacamata night-vision turun dari 2 helikopter ke kapal tersebut. Mereka dapat mengamankan kapal dalam waktu 9 menit.

Polisi Hampshire mengatakan ketujuh orang itu mengancam 22 awak kapal. Seluruh kru kapal disuruh mendekam di bagian dalam kapal.

(isa/isa)