Arab Saudi Kecam Publikasi Karikatur Nabi Muhammad

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 27 Okt 2020 12:42 WIB
A Saudi Arabian flag flies on Saudi Arabias consulate in Istanbul on October 4, 2018. - Jamal Khashoggi, a veteran Saudi journalist who has been critical towards the Saudi government has gone missing after visiting the kingdoms consulate in Istanbul on October 2, 2018, the Washington Post reported. (Photo by OZAN KOSE / AFP)
Ilustrasi (AFP/OZAN KOSE)
Riyadh -

Otoritas Arab Saudi melontarkan kecaman untuk publikasi karikatur Nabi Muhammad yang menyinggung umat Muslim. Otoritas Saudi juga mengecam setiap upaya untuk mengaitkan Islam dengan terorisme.

Seperti dilansir Arab News dan Reuters, Selasa (27/10/2020), kecaman itu disampaikan oleh seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Saudi seperti dilaporkan kantor berita Saudi Press Agency (SPA).

Kecaman ini disampaikan otoritas Saudi tanpa menyebut langsung soal situasi terkini di Prancis.

Tidak disinggung juga soal seruan yang sedang marak di beberapa negara mayoritas Muslim untuk memboikot produk-produk Prancis, setelah Presiden Emmanuel Macron menyampaikan komentar yang dianggap menyerang Islam dan mendorong publikasi karikatur Nabi Muhammad.

Laporan SPA hanya menyebut bahwa Kerajaan Saudi juga mengecam segala bentuk tindakan teroris dan menyerukan agar kebebasan intelektual dan budaya bertujuan untuk mempromosikan rasa hormat, toleransi dan perdamaian.

"Mengecam setiap tindakan teroris, terlepas siapapun pelakunya, dan menyerukan kebebasan intelektual dan budaya untuk menjadi suar yang memancarkan rasa hormat, toleransi dan perdamaian," sebut pernyataan yang dilaporkan SPA tersebut.

"Menolak semua praktik dan tindakan yang memicu kebencian, kekerasan dan ekstremisme dan melanggar nilai-nilai hidup berdampingan dan saling menghormati di antara orang-orang di dunia," imbuh pernyataan tersebut.

Simak video 'Kecaman Keras Erdogan kepada Macron dan Pemimpin Eropa':

[Gambas:Video 20detik]



(nvc/rdp)