Raja Malaysia Tolak Tetapkan Keadaan Darurat, PM Muhyiddin Didesak Mundur

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 26 Okt 2020 12:34 WIB
Presiden Partai Pribumi Malaysia Bersatu Muhyiddin Yassin diangkat sebagai Perdana Menteri Malaysia. Ia gantikan Mahathir Mohamad yang sebelumnya undurkan diri.
Muhyiddin Yassin (AP Photo)

"Syukurlah, Yang Mulia Raja tidak terpengaruh oleh permainan politik yang bisa menyeret negara ke dalam situasi lebih kritis," sebut pemimpin senior partai Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO), Ahmad Puad Zarkashi, dalam pernyataan via Facebook.

"Kesejahteraan rakyat lebih penting. Seharusnya Muhyiddin mengundurkan diri," cetus Ahmad Puad.

Secara terpisah, politikus oposisi Malaysia, Wong Chen, menyebut proposal PM Muhyiddin sebagai proposal 'jahat' dan sudah tepat itu ditolak Raja Malaysia. Lebih lanjut, dia menyerukan bahwa PM MUhyiddin harus mengundurkan diri atau memecat menteri yang mengusulkan proposal keadaan darurat tersebut.

PM Muhyiddin menggelar rapat kabinet pada Senin (26/10) siang waktu setempat. Dalam tanggapannya pada Minggu (25/10) waktu setempat, PM MUhyiddin menyatakan kabinet pemerintahannya akan membahas penolakan Raja Malaysia atas permintaan soal penetapan keadaan darurat.

Halaman

(nvc/ita)