Cetak Rekor Baru, AS Catat Nyaris 80 Ribu Kasus Corona Sehari

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 24 Okt 2020 09:28 WIB
Amerika Serikat menjadi negara terbanyak dalam kasus virus corona, hal tersebut membuat tenaga medisnya juga sangat terimbas dalam hal pelayanan, seperti ini potretnya.
Ilustrasi -- Penanganan pasien Corona di AS (AP Photo/John Minchillo)
Washington DC -

Amerika Serikat (AS) melaporkan nyaris 80 ribu kasus virus Corona (COVID-19) dalam sehari di wilayahnya. Angka ini mencetak rekor terbaru untuk tambahan kasus harian tertinggi selama pandemi Corona merajalela di negara tersebut.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (24/10/2020), data penghitungan Johns Hopkins University (JHU) melaporkan 79.963 kasus Corona tercatat selama 24 jam terakhir -- tepatnya antara Kamis (22/10) pukul 20.30 waktu setempat hingga waktu yang sama pada Jumat (23/10) waktu setempat.

Angka tersebut mencetak rekor tertinggi untuk tambahan kasus harian di AS. Menurut laporan Reuters, rekor tertinggi sebelumnya dicetak AS pada 16 Juli lalu, dengan 77.299 kasus dalam sehari.

Dengan lonjakan tersebut, total kasus Corona di AS sejauh ini nyaris mencapai 8,5 juta kasus. Data penghitungan JHU secara spesifik menyebut total 8.484.991 kasus Corona terkonfirmasi di AS.

AS telah mendekati batas 80 ribu kasus sehari pada Juli lalu, saat sebagian besar penularan Corona tak terkendali di wilayah selatan seperti di Texas dan Florida.

Situasi pandemi Corona terburuk di AS ada di wilayah utara dan tengah-barat, dengan sekitar 35 negara bagian -- dari total 50 negara bagian -- melaporkan kenaikan kasus.

Jumlah tambahan kematian per hari di AS secara luas cenderung stabil sejak awal musim gugur, yakni antara 700 orang hingga 800 orang. Secara keseluruhan, menurut data JHU, total 223.914 kematian akibat Corona kini tercatat di wilayah AS.

AS diketahui melaporkan total kematian terbanyak dibandingkan negara-negara lainnya di dunia, meskipun tidak secara relatif. Baik untuk total kasus maupun total kematian akibat Corona, AS masih menempati peringkat teratas menurut data terbaru JHU.

Tonton video 'Biden Sindir Ide Trump Suntik Disinfektan Lawan Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]



(nvc/rdp)