Bentrokan Antarkelompok Terjadi Jelang Pemilu Pantai Gading, 11 Orang Tewas

Ibnu Hariyanto - detikNews
Sabtu, 24 Okt 2020 04:07 WIB
Ilustrasi bentrokan
Ilustrasi bentrokan (Foto: Ilustrasi oleh Basith Subastian)
Jakarta -

Bentrokan antarkelompok terjadi di Pantai Gading sebelum pemilihan umum pada Oktober d imana Presiden Alassane Ouattara mengupayakan masa jabatan periode ketiga. Ada 11 orang tewas dalam bentrokan tersebut.

Dilansir AFP, Sabtu (24/10/2020), Pembunuhan di sekitar Dabou, barat Abidjan, Pantai Gading ini dikhawatirkan memicu terjadinya kembali kekerasan pasca pemilu yang menewaskan 3.000 orang dalam krisis pada 2010-2011.

Salah seorang pejabat lokal melaporkan sedikitnya sudah ada tujuh orang tewas dan 40 lainnya cedera pada minggu ini. Namun, ia mengatakan bahwa jumlah korban telah meningkat pada Jumat.

"Kami telah menemukan mayat lain. Itu membuat jumlah total yang tewas menjadi 11 orang," kata walikota setempat Jean-Claude Yede Niangne kepada AFP.

"Suasana tenang pagi ini. Truk kembali beredar. Sebagian besar toko sudah buka kembali," tambahnya.

Lebih dari 50 orang telah ditangkap. Menurut pernyataan dari gendarmerie, mereka banyak memiliki senjata api, parang, kapak, pisau dan senjata lain.

Penduduk setempat mengatakan bentrokan meletus pada Senin lalu. Bentrokan terjadi antara suku Adjoukrou, yang dianggap dekat dengan oposisi dan orang Dioula dari Pantai Gading utara yang mendukung Ouattara.

(ibh/ibh)