Dilanda Gelombang Kedua Corona, PM Ceko Minta Maaf ke Rakyat

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 23 Okt 2020 14:53 WIB
Czech Republics Prime Minister Andrej Babis arrives for an EU summit at the European Council building in Brussels, Thursday, Oct. 15, 2020. European Union leaders are meeting in person for a two-day summit amid the worsening coronavirus pandemic to discuss topics ranging from Brexit to climate and relations with Africa. (Olivier Hoslet, Pool via AP)
PM Republik Ceko, Andrej Babis (Olivier Hoslet, Pool via AP)
Praha -

Pandemi virus Corona (COVID-19) yang melanda Republik Ceko sebagai bagian gelombang kedua kini sangat buruk, hingga membuat Perdana Menteri (PM) Andrej Babis meminta maaf kepada publik dalam konferensi pers. PM Babis bahkan menyampaikan permintaan maafnya sebanyak lima kali kepada rakyat Ceko.

Seperti dilansir CNN, Jumat (23/10/2020), permintaan maaf itu disampaikan PM Babis saat berdiri di hadapan wartawan dalam konferensi pers langsung pada Rabu (21/10) waktu setempat. PM Babis yang mengawasi salah satu pandemi Corona terburuk di dunia, mengakui dirinya dan pemerintahannya telah melakukan kesalahan dalam menangani Corona dan memohon warga untuk mematuhi aturan lockdown ketat yang kini diterapkan.

"Saya meminta maaf atas pembatasan baru yang akan berdampak pada kehidupan para pemilik bisnis, warga negara, para karyawan. Saya juga meminta maaf karena secara de facto mengesampingkan kemungkinan hal ini terjadi, karena saya tidak bisa membayangkan hal ini akan terjadi," ucap PM Babis.

Penyesalan PM Ceko ini datang saat negara-negara Eropa lainnya, termasuk Jerman dan Polandia, melaporkan rekor baru untuk tambahan kasus harian dan Irlandia bersiap menerapkan lockdown paling ketat di kawasan Eropa.

Baik Spanyol maupun Prancis, menurut data Johns Hopkins University (JHU), telah mencatat lebih dari 1 juta kasus Corona di wilayahnya. Kedua negara itu bergabung dengan Amerika Serikat (AS), India, Brasil, Rusia dan Argentina di jajaran teratas bagi negara dengan total kasus Corona terbanyak di dunia.

Namun langkah pembatasan lebih ketat baru berlaku di Ceko mulai Kamis (22/10) pagi waktu setempat, termasuk membatasi pergerakan warga dan penutupan layanan serta pertokoan non-esensial. Pembatasan ini akan berlaku hingga 3 November mendatang. Aturan wajib memakai masker juga diberlakukan kembali mulai Selasa (20/10) waktu setempat, dengan setiap orang wajib memakai masker bagi di perkotaan maupun di dalam mobil.

Selanjutnya
Halaman
1 2