Dituduh Coba Mencampuri Pilpres AS, Ini Kata Iran

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 22 Okt 2020 17:13 WIB
Bendera Iran dan AS
Ilustrasi (Reuters)
Teheran -

Otoritas Iran menanggapi tuduhan Amerika Serikat (AS) yang menyebut negaranya berusaha mencampuri pemilihan presiden (pilpres) AS yang digelar 3 November mendatang. Apa kata Iran?

Seperti dilansir Xinhua News Agency, Kamis (22/10/2020), otoritas Iran membantah tuduhan itu dalam pernyataan yang disampaikan oleh seorang juru bicara misi diplomatik Iran pada Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Ditegaskan Iran bahwa pihaknya tidak tertarik untuk ikut campur dalam pilpres AS.

"Berbeda dengan AS, Iran tidak ikut campur dalam pemilu negara lain. Dunia telah menyaksikan upaya publik AS sendiri yang putus asa mempertanyakan hasil pemilunya sendiri di tingkat tertinggi," tegas juru bicara misi diplomatik Iran pada PBB, Alireza Miryousefi, dalam pernyataannya kepada media AS, ABC News.

Media-media terkemuka AS, termasuk ABC News, melaporkan bahwa sejumlah pejabat keamanan nasional senior AS memberitahu publik Amerika bahwa Iran dan Rusia telah mendapatkan data pemilih dalam upaya mencampuri pilpres November mendatang.

"Tuduhan ini tidak lebih dari skenario lain untuk merusak kepercayaan pemilih terhadap keamanan pemilu AS, dan absurd," sebut Miryousefi dalam pernyataannya.

"Iran tidak tertarik untuk mencampuri pemilu AS dan tidak memiliki preferensi untuk hasilnya. AS harus mengakhiri tuduhan jahat dan berbahaya terhadap Iran," tegasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2