Kontak dengan Orang Positif Corona, Istri Presiden Prancis Jalani Isolasi

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Selasa, 20 Okt 2020 00:22 WIB
French President Emmanuel Macron and his wife Brigitte Macron arrive to attend a ceremony to pay tribute to Xavier Jugele one year after the French police officer was killed during a shooting incident, on the Champs Elysees avenue in Paris, France, April 20, 2018. REUTERS/Benoit Tessier/Pool
Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Ibu Negara Prancis Brigitte Macron (Foto: REUTERS/Benoit Tessier/Pool)
Paris -

Ibu Negara Prancis Brigitte Macron akan menjalani isolasi mandiri selama tujuh hari. Istri Presiden Prancis Emmanuel Macron itu harus mengisolasi diri usai melakukan kontak dengan seseorang yang telah terkonfirmasi virus Corona (COVID-19).

"Brigitte Macron melakukan kontak pada Kamis, 15 Oktober dengan seseorang yang telah dites positif COVID-19 pada Senin ini, 19 Oktober, dan menunjukkan gejala penyakit," kata kantor Presiden Prancis dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters, Senin (19/10/2020).

"Sesuai dengan rekomendasi otoritas kesehatan, dia (Brigitte Macron) akan mengisolasi diri selama tujuh hari. Brigitte Macron tidak memiliki gejala penyakit pada tahap ini," sambungnya.

Sebelumnya, pada Jumat (16/10) lalu, otoritas kesehatan Prancis melaporkan lebih dari 30 ribu kasus virus Corona (COVID-19) dalam sehari di wilayahnya. Angka ini mencetak rekor tertinggi untuk tambahan kasus harian sejak pandemi Corona merebak di Prancis.

Seperti dilansir Reuters, otoritas kesehatan Prancis melaporkan 30.621 kasus Corona dalam 24 jam terakhir. Lonjakan di atas 30 ribu kasus dalam sehari merupakan yang pertama kali terjadi di Prancis sejak pandemi Corona merajalela.

Angka ini juga jauh lebih tinggi jika dibandingkan data hari Rabu (14/10) dengan 22.591 kasus dalam sehari.

(azr/azr)