Israel dan Bahrain Segera Resmikan Hubungan Diplomatik

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Minggu, 18 Okt 2020 11:38 WIB
President Donald Trump, center, with from left, Bahrain Foreign Minister Khalid bin Ahmed Al Khalifa, Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu, Trump, and United Arab Emirates Foreign Minister Abdullah bin Zayed al-Nahyan, during the Abraham Accords signing ceremony on the South Lawn of the White House, Tuesday, Sept. 15, 2020, in Washington. (AP Photo/Alex Brandon)
Foto: Bahrain dan Israel menjalin hubungan diplomatik (AP Photo/Alex Brandon)
Tel Aviv -

Israel dan Bahrain secara resmi akan menjalin hubungan diplomatik pada hari Minggu (18/10/2020) waktu setempat. Peresmian akan dilaksanakan di sebuah upacara di Manama setelah kedua negara mencapai kesepakatan normalisasi yang ditengahi AS bulan lalu.

Dilansir AFP, Minggu (18/10/2020) delegasi yang berkunjung dari Israel dan para pejabat di Bahrain akan menandatangani "komunike bersama pembentukan hubungan diplomatik penuh," kata seorang pejabat Israel di Manama kepada wartawan.

Setelah teks ditandatangani pada upacara yang dijadwalkan Minggu (18/10) malam, Israel dan Bahrain akan bebas membuka kedutaan besar di negara masing-masing, kata pejabat itu.

Uni Emirat Arab dan Bahrain menjadi negara Arab ketiga dan keempat yang setuju untuk menormalisasi hubungan dengan Israel, menyusul kesepakatan damai Mesir dengan Israel pada 1979 dan pakta 1994 dengan Yordania.

Sementara itu, Palestina telah mengutuk kesepakatan negara kawasan Teluk dengan Israel sebagai "tusukan dari belakang" atas aspirasi mereka untuk mendirikan negara merdeka mereka sendiri.

Tonton juga 'Israel-UEA-Bahrain Damai, Indonesia Tetap Dukung Palestina':

[Gambas:Video 20detik]

(rdp/gbr)