Cerita Ambulans yang Dibukakan Jalan di Demo Hong Kong dan Thailand

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Minggu, 18 Okt 2020 10:53 WIB
An ambulance is pictured surrounded by thousands of protesters dressed in black during a new rally against a controversial extradition law proposal in Hong Kong on June 16, 2019. - Hundreds of thousands of protesters choked Hong Kongs streets for a second straight on June 16 in a defiant rebuke of a reviled extradition law, piling pressure on the citys embattled pro-Beijing leader despite a weekend climbdown. (Photo by HECTOR RETAMAL / AFP)
Foto: Demonstran di Hong Kong buka jalan untuk ambulans (HECTOR RETAMAL / AFP)

Pada Juni 2019, hal yang mirip juga pernah terjadi. Sejumlah demonstran yang diklaim mencapai 2 juta orang membanjiri jalanan Hong Kong pada Minggu (16/6/2019) waktu setempat. Saat itu, mereka memprotes rancangan undang-undang (RUU) ekstradisi dan menuntut mundur pemimpin Hong Kong, Carrie Lam.

Salah satu jalan yang 'tertutup' massa adalah Harcourt Road dekat Central Government Complex. Lautan massa itu lalu 'terbelah' ketika para demonstran membuka jalur bagi sebuah ambulans yang lewat.

Seperti dilansir The Straits Times, Senin (17/6/2019), video momen itu ramai beredar di Twitter dan Facebook. Media lokal menyebut ambulans itu dipanggil sekitar pukul 21.00 waktu setempat setelah ada demonstran yang pingsan.

Anggota parlemen Hong Kong, Raymond Chan juga mengunggah video serupa di Causeway Bay. Video itu menunjukkan para demonstran menunggu dengan sabar saat ambulans sedang melintas di antara mereka.

"Warga Hong Kong adalah pengunjuk rasa paling tertib di dunia. Mereka membuka jalan hanya dalam beberapa detik untuk ambulans di Causeway Bay," tulisnya di Twitter.

Halaman

(rdp/imk)