Joe Biden Berjanji Akan Lindungi Hak LGBTQ di AS

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Jumat, 16 Okt 2020 14:14 WIB
Democratic presidential candidate former Vice President Joe Biden speaks during the first presidential debate with President Donald Trump Tuesday, Sept. 29, 2020, at Case Western University and Cleveland Clinic, in Cleveland, Ohio. (AP Photo/Patrick Semansky)
Foto: Capres AS, Joe Biden (AP/Patrick Semansky)
Jakarta -

Calon presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden berjanji akan menjamin hak-hak kaum lesbian, gay, bisexual dan queer (LGBTQ). Biden akan mengubah hukum di AS.

"Bagaimana saya memastikan hak-hak orang LGBTQ + dilindungi oleh hukum AS? Saya akan mengubah hukum," tulis Biden dalam cuitannya di Twitter, Jumat (16/10/2020).

Janji kampanye ini merupakan salah satu dari janjinya. Sebelumnya, dalam video Youtube surat kabar AS, The Hill pada Selasa (21/7/2020), Biden berjanji jika terpilih dan berkantor di Kantor Oval Gedung Putih, dia akan menandatangani undang-undang kejahatan rasial dan menunjuk staf Muslim.

"Saya ingin bekerja dalam kemitraan dengan Anda untuk memastikan suara Anda termasuk dalam proses pengambilan keputusan, saat kami bekerja untuk membangun kembali bangsa kita," kata Biden dalam acara virtual yang diselenggarakan oleh Emgage Action, sebuah komunitas muslim (Political Action Committee/PAC) yang terbesar di AS.

Biden menegaskan bahwa suara politik kaum muslim adalah suara mereka. Baginya, suara muslim Amerika penting.

"Suara pilihan Anda adalah suara Anda, suara Anda adalah suara pilihan Anda," ujar Biden saat itu.

"Saya berharap kita diajarkan lebih banyak di sekolah-sekolah kita tentang iman Islam. Saya harap kita bisa berbicara mengenai semua agama, agama dengan pengakuan yang besar," kata Biden dalam pertemuan para pemilih Muslim AS itu.

Pada November mendatang, Biden akan bersaing dengan Presiden Donald Trump dalam Pilpres AS.

Simak video 'Tiga Pekan Jelang Pemilihan, Biden Unggul dari Trump':

[Gambas:Video 20detik]



(rdp/ita)