Bertemu Raja Malaysia, Anwar Ibrahim Sodorkan Jumlah Politikus Pendukungnya

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 13 Okt 2020 17:05 WIB
Malaysian opposition leader Anwar Ibrahim, wearing a face mask to help curb the spread of the coronavirus, prepares for a press conference after meeting the king in Kuala Lumpur, Malaysia, Tuesday, Oct. 13, 2020. Anwar said he would present the monarch with “strong and convincing” documentary evidence of the support he has from lawmakers, which would allow him to unseat Prime Minister Muhyiddin Yassin. (AP Photo/Vincent Thian)
Anwar Ibrahim (AP Photo/Vincent Thian)
Kuala Lumpur -

Tokoh oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, menemui Raja Malaysia atau Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah pada Selasa (13/10) waktu setempat. Dalam pertemuan itu, Anwar menyodorkan jumlah anggota parlemen yang mendukung dirinya menjadi Perdana Menteri (PM) selanjutnya.

Seperti dilansir The Star, Selasa (13/10/2020), Istana Negara mengumumkan bahwa Anwar menemui Sultan Abdullah pada Selasa (13/10) sekitar pukul 11.00 waktu setempat, untuk menyampaikan penjelasan soal dukungan mayoritas terhadap dirinya di parlemen Malaysia.

Namun menurut Istana Negara, Anwar hanya memberikan jumlah anggota parlemen Malaysia yang mendukung dirinya, tanpa lebih lanjut menyerahkan daftar nama mereka untuk memverifikasi klaimnya tersebut.

Pengawas Rumah Tangga Istana Negara Malaysia, Datuk Ahmad Fadil Shamsuddin, menyatakan bahwa Sultan Abdullan menyarankan Anwar untuk mengikuti dan menghormati proses hukum, sebagaimana tercantum dalam Konstitusi Federal Malaysia.

"Pertemuan ini dijadwalkan untuk 22 September namun ditunda karena Sultan Abdullah sakit selama dirawat di Institut Jantung Nasional mulai 21 September hingga 3 Oktober," demikian pernyataan Ahmad Fadil.

"Dalam audiensi yang berlangsung 25 menit tadi, Anwar menyerahkan jumlah total anggota Dewan Rakyat yang diklaimnya, mendukung dirinya," ungkapnya. "Namun dia tidak menyerahkan daftar nama dari anggota Dewan Rakyat itu untuk mendukung klaimnya," imbuh Ahmad Fadil.

"Oleh karena itu, Sultan Abdullah menyarankan Anwar untuk mematuhi dan menghormati proses hukum seperti diatur dalam Konstitusi Federal," jelasnya.

Sementara itu, Anwar dalam pernyataannya menuturkan dirinya telah memberitahu Sultan Abdullah bahwa dirinya memiliki dukungan 'mayoritas yang hebat' dari para anggota parlemen Malaysia dalam upayanya menjadi PM Malaysia yang selanjutnya.

(nvc/ita)