Pertama dalam 3 Bulan, Singapura Kembali Laporkan Kematian Terkait Corona

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Selasa, 13 Okt 2020 11:26 WIB
Perangi virus Corona, Singapura ubah Changi Exhibition Centre, yang biasa digunakan untuk pameran kelas dunia jadi tempat isolasi darurat.
Foto: Kasus Corona di Singapura (Getty Images)
Singapura -

Seorang pria berusia 64 tahun menjadi pasien ke-28 yang meninggal dunia akibat COVID-19 di Singapura. Pria itu meninggal dunia karena komplikasi yang timbul dari infeksi COVID-19.

Dilansir dari Channel News Asia, Selasa (13/10/2020) Kementerian Kesehatan (MOH) Singapura pada Senin (12 Oktober) menjelaskan bahwa pria itu, penduduk tetap Singapura, adalah kematian pertama terkait COVID-19 di negara itu yang dilaporkan dalam tiga bulan.

Dia meninggal pada hari Senin (12/10). Kematian COVID-19 terakhir yang dilaporkan di Singapura adalah pada 14 Juli ketika seorang pria Singapura berusia 62 tahun meninggal karena komplikasi akibat COVID-19.

Korban terakhir, pria 64 tahun yang disebut sebagai Kasus 57960 ini memiliki riwayat hipertensi, kata MOH.

Menurut MOH, dia telah bekerja di India sejak Desember 2019 dan kembali ke Singapura pada 23 September.

Menurut catatan Kementerian Kesehatan, ia mulai mengalami gejala pada 30 September dan dipastikan terinfeksi COVID-19 pada 4 Oktober.

"Rumah Sakit Umum Singapura telah menghubungi keluarganya dan memberikan bantuan kepada mereka," kata kementerian tersebut.

Pada hari Senin, Singapura melaporkan empat kasus baru COVID-19, jumlah kasus harian terendah yang dilaporkan sejak 4 Maret. Penghitungan nasional kasus infeksi Corona kini mencapai 57.880 kasus.

(rdp/ita)