Kanada akan Umumkan Pembatasan Akibat Peningkatan Kasus Corona

Dwi Andayani - detikNews
Selasa, 29 Sep 2020 02:37 WIB
Sars-CoV-19 test tube in purple protective glove, virus illustration on computer screen in background
Foto: Getty Images/iStockphoto/PS3000
Jakarta -

Quebec, provinsi Kanada melaporkan peningkatan infeksi virus Corona harian. Perdana Menteri Francois Legault akan mengumumkan pembatasan baru untuk Montreal dan ibu kota Quebec.

Dilansir Reuters, Selasa (29/9/2020) Quebec menambahkan 750 kasus virus Corona baru pada hari Senin. Penambahan ini disebut terjadi meski pembatasan pertemuan sosial hingga pemakaian masker telah dilakukan.

Menteri Kesehatan Christian Dube mengatakan, bahwa kedua kota itu hampir terdaftar sebagai zona merah. Hal ini mengacu pada sistem lampu lalu lintas provinsi untuk menentukan transmisi, dengan warna merah menjadi yang paling terpukul.

Sementara itu, Ontario yang merupakan provinsi terpadat di Kanada, pada hari Senin melaporkan tertinggi harian baru 700 kasus, dengan lebih dari satu hari sampel masih menunggu di laboratorium. Jumlah pasien di rumah sakit juga disebut terus meningkat, mencapai 128, data menunjukkan.

Asosiasi Rumah Sakit Ontario meminta provinsi itu untuk mengintensifkan langkah kesehatan. Serta mendesak pemerintah mengembalikan larangan makan di dalam ruangan dan bar, tempat ibadah, pernikahan, pusat kebugaran, dan bisnis tidak penting lainnya.

"Mengintensifkan langkah-langkah kesehatan masyarakat di Toronto, Greater Toronto dan Ottawa, mengingat kasus yang meningkat," tuturnya.

Disebut, secara keseluruhan kasus di Kanada naik 1.454 menjadi 153.125. Sementara enam kematian lainnya mengambil total 9.268.

(dwia/dwia)