Usai Deteksi Corona, China Setop Impor Makanan Laut dari Rusia Sebulan

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 26 Sep 2020 12:24 WIB
Ilustrasi virus Corona
Ilustrasi (Dok. NIAID/National Institute of Allergy and Infectious Diseases)
Beijing -

Otoritas China akan berhenti menerima deklarasi impor dari dua kapal Rusia selama empat pekan ke depan. Penghentian sementara ini diputuskan setelah China mendeteksi virus Corona (COVID-19) pada kemasan dan sampel produk-produk laut dari Rusia.

Seperti dilansir Reuters, Sabtu (26/9/2020), kantor bea cukai China menyatakan bahwa virus Corona terdeteksi oleh otoritas berwenang di pesisir timur Provinsi Shandong.

Imbasnya, penerimaan produk impor makanan laut yang dibawa dua kapal asal Rusia ditangguhkan selama empat minggu atau sebulan. Dua kapal asal Rusia itu terdiri atas satu kapal pencari ikan Vladimir Starzhinsky LLC Roliz dan satu kapal transpor Crystal Africa.

Pembatasan itu dilakukan saat otoritas China memperketat impor makanan laut dari sejumlah sumber akibat virus Corona.

Pada Jumat (25/9) waktu setempat, bea cukai China menyatakan pihaknya juga akan menangguhkan impor makanan laut dari sebuah perusahaan Brasil selama sepekan. Penangguhan ini dipicu oleh terdeteksinya virus Corona pada sebuah paket ikan yang diimpor dari Brasil.

Pekan lalu, otoritas China juga menangguhkan impor dari sebuah produsen makanan laut asal Indonesia selama satu pekan setelah sejumlah ikan layur beku dinyatakan positif Corona. Otoritas Provinsi Jilin, pekan lalu, juga mendeteksi keberadaan virus Corona pada kemasan cumi-cumi impor dari Rusia.

Meskipun demikian, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menegaskan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan Corona disebarkan melalui makanan atau kemasan.

Tonton video 'Pertengkaran China dan AS di Sidang PBB soal Corona':

[Gambas:Video 20detik]



(nvc/idh)