Round-Up

Teka-teki Sosok Wanita Bersenjata Pengirim Surat Beracun ke Trump

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 22 Sep 2020 22:32 WIB
FILE - In this Saturday, Sept. 19, 2020, file photo, an American flag flies at half-staff over the White House in Washington. A woman suspected of sending an envelope containing the poison ricin, which was addressed to White House, has been arrested at the New York-Canada border. (AP Photo/Patrick Semansky, File)
Foto: Gedung Putih tempat Presiden AS Donald Trump berkantor (AP Photo/Patrick Semansky, File)
Washington DC -

Sosok wanita yang mengirimkan surat berisi racun risin kepada Presiden AS Donald Trump masih menyisakan teka-teki. Wanita bersenjata itu ditangkap saat menyeberang dari Kanada ke AS.

Dilansir AFP, Selasa (22/9/2020), juru bicara Royal Canadian Mounted Police menjelaskan operasi tersebut, yang dilakukan atas permintaan FBI pada Senin (21/9), dilakukan setelah seorang tersangka wanita ditangkap saat mencoba menyeberang ke Amerika Serikat dari Kanada.

Wanita itu, yang membawa senjata api ketika dia ditahan, dijadwalkan hadir di pengadilan AS pada Selasa (22/9) untuk menghadapi dakwaan federal setelah sidang ditunda sehari.

Unit khusus Angkatan Kepolisian Kerajaan Kanada (RCMP)--ahli kimia, biologi, bahan peledak dan ancaman nuklir--menggeledah sebuah rumah di Longueuil, selatan Montreal.

Polisi menolak untuk mengatakan apakah rumah itu milik tersangka, tetapi RCMP menambahkan bahwa surat berisi risin telah dikirim ke lima alamat lain di Texas.

Polisi di Hidalgo County Texas, tanpa merujuk langsung ke kasus Gedung Putih, mengatakan amplop surat mengandung racun risin telah dikirim ke empat petugas.

"Saat ini karena penyelidikan federal yang aktif, saya tidak dapat memberikan komentar lebih lanjut," tulis Sheriff Hidalgo Eddie Guerra di Twitter, seraya menambahkan salah satu surat itu ditujukan kepadanya dan tidak ada yang terluka.

Media Kanada menyebut tersangka sebagai Pascale Ferrier (53), berkebangsaan Kanada dan Prancis.

Risin, yang diproduksi dengan mengolah biji jarak, bersifat mematikan bahkan dalam dosis kecil jika tertelan, dihirup atau disuntikkan. Racun ini menyebabkan kegagalan organ.

Selanjutnya
Halaman
1 2