Foto Bareng Pendukung Tanpa Masker, PM Selandia Baru Minta Maaf

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Selasa, 22 Sep 2020 11:55 WIB
New Zealand Prime Minister Jacinda Ardern announces a new date for national elections, during a news conference in Wellington, New Zealand, Monday, Aug. 17, 2020. The election had been scheduled for Sept. 19 but will now be held on Oct. 17, after a COVID-19 outbreak in Auckland. (Mark Mitchell/New Zealand Herald via AP)
Foto: PM Selandia Baru, Jacinda Ardern (Mark Mitchell/New Zealand Herald via AP)
Wellington -

Perdana Menteri (PM) Selandia Baru, Jacinda Ardern meminta maaf setelah berfoto dengan para pendukungnya di tempat kerja tanpa mengenakan masker. Ardern mengaku salah karena lupa memakai masker untuk mencegah penularan virus Corona.

Dilansir The Hill, Selasa (22/9/2020), koran The New Zealand Herald melaporkan bahwa Ardern mengatakan dia "membuat kesalahan" setelah menghadapi kritik dari pemimpin partai politik saingannya atas foto itu.

Dalam foto itu tampak Ardern bersama beberapa pekerja konstruksi di sebuah lokasi kerja. Tidak satupun dari mereka yang mengenakan masker.

"Di foto itu, saya melakukan kesalahan," kata Ardern kepada wartawan seperti yang dilaporkan Herald.

"Ya, saya seharusnya bergerak lebih jauh ke depan dan saya seharusnya meminta mereka untuk menjauh juga."



Pemimpin Partai Nasional, Judith Collins mengatakan kepada wartawan saat konferensi pers bahwa dia "terkejut" melihat Ardern tanpa masker di foto itu.

"Saya terkejut melihat perdana menteri jelas-jelas tidak menjaga jarak sosial dan tanpa masker beberapa hari yang lalu di Palmerston North dalam lockdown level 2," katanya.

Berita ini muncul saat dua partai Selandia Baru akan berhadapan dalam pemilihan Oktober, yang ditunda sebulan karena pandemi virus Corona. Partai Ardern, Partai Buruh, mengungguli Partai Nasional yang dipimpin Collins di sebagian besar jajak pendapat pemilu mendatang.

(rdp/ita)