Tak Hanya ke Trump, Surat Racun Risin Juga Pernah Dikirim ke Obama

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 21 Sep 2020 14:22 WIB
FILE - In this Saturday, Sept. 19, 2020, file photo, an American flag flies at half-staff over the White House in Washington. A woman suspected of sending an envelope containing the poison ricin, which was addressed to White House, has been arrested at the New York-Canada border. (AP Photo/Patrick Semansky, File)
Ilustrasi (AP Photo/Patrick Semansky, File)
Washington DC -

Kasus surat berisi racun risin yang dikirimkan kepada kepala negara Amerika Serikat (AS) terjadi beberapa kali, tidak hanya pada era Presiden Donald Trump tapi juga pada era Presiden Barack Obama. Para pelakunya telah mendekam di penjara dengan hukuman yang tidak ringan.

Seperti dilansir Associated Press dan Reuters, Senin (21/9/2020), sejumlah surat mengandung racun risin sebelumnya pernah dikirimkan ke Trump dan sejumlah pejabat pemerintahan Trump tahun 2018 lalu. Untungnya, surat-surat itu berhasil dicegat sebelum sampai ke tujuan dan tidak ada korban dalam insiden itu.

Pelakunya diketahui sebagai seorang veteran Navy atau personel Angkatan Laut AS yang mengakui telah mengirimkan sejumlah amplop berisi surat mengandung racun risin kepada Trump dan jajaran pemerintahannya pada saat itu.

Pria bernama William Clyde Allen III yang berasal dari Utah itu mengakui membeli biji jarak -- sumber racun risin yang sangat mematikan -- dan mengirimkan surat yang berisi biji jarak itu kepada Trump, lalu Direktur FBI saat itu, Christopher Wray, kemudian Menteri Pertahanan saat itu, Jim Mattis dan Direktur CIA, Gina Haspel. Surat beracun itu juga dikirimkan kepada pejabat tinggi US Navy, Laksamana John Richardson dan Sekretaris Angkatan Udara AS, Heather Wilson.

Surat-surat yang dikirimkan Clyde Allen III dinyatakan positif mengandung racun risin usai diperiksa. Motif Clyde Allen III melakukan hal ini tidak diketahui pasti. Dia telah ditangkap dan didakwa memberikan ancaman terkait racun risin, namun kasusnya masih berproses.

Tahun 2014 lalu, seorang pria asal Mississippi bernama James Everett Dutschke diadili karena mengirimkan surat yang mengandung racun risin kepada Presiden Barack Obama dan sejumlah pejabat tinggi AS lainnya pada saat itu, seperti Senator Mississippi, Roger Wicker dan hakim lokal Lee County, Sadie Holland.

Hanya Holland yang menerima surat beracun itu, namun tidak ada korban luka. Surat untuk Obama dan Wicker berhasil dicegat pihak berwenang. Atas tindakannya, Dutschke telah dijatuhi hukuman 25 tahun penjara oleh pengadilan AS.

Pada tahun yang sama, seperti dilansir CNN, seorang aktris asal Texas bernama Shannon Gues Richardson divonis 18 tahun penjara setelah mengakui mengirim surat mengandung risin kepada Obama dan Wali Kota New York saat itu, Michael Bloomberg. Satu surat beracun lainnya dikirimkan kepada Mark Glaze yang merupakan Direktur Mayors Against Illegal Guns, organisasi yang didirikan Bloomberg.

Selanjutnya
Halaman
1 2