Ribuan Warga Israel Demo Desak Benjamin Netanyahu Mengundurkan Diri

Isal Mawardi - detikNews
Senin, 21 Sep 2020 04:05 WIB
Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu announces full diplomatic ties will be established with the United Arab Emirates, during a news conference on Thursday, Aug. 13, 2020 in Jerusalem.  In a nationally broadcast statement, Netanyahu said the “full and official peace” with the UAE would lead to cooperation in many spheres between the countries and a “wonderful future” for citizens of both countries. (Abir Sultan/Pool Photo via AP)
Foto: Abir Sultan/Pool Photo via AP
Tel Aviv -

Ribuan warga Israel melakukan aksi unjuk rasa di tengah pandemi Corona. Mereka mendesak Benjamin Netanyahu selaku Perdana Menteri Israel mengundurkan diri.

Dilansir AFP, unjuk rasa itu sebagai bentuk protes akan kebijakan Benjamin Netanyahu yang memberlakukan lockdown untuk meminimalisir penyebaran virus Corona. Lockdown diberlakukan sejak Jumat (18/9).

Hal tersebut memicu kemarahan warga Israel. Warga khawatir lockdown akan berpegaruh pada perputaran ekonomi.

Banyak pengunjuk rasa yang mengenakan topeng. Para demonstran terpantau tidak menjaga jarak.

Lockdown akan diterapkan 3 minggu. Selama lockdown, aktivitas warga Israel di luar ruangan dibatasi. Warga hanya diperbolehkan keluar rumah untuk keperluan medis ataupun keperluan darurat lainnya.

Otoritas Israel telah beberapa kali mengeluarkan kebijakan terkait lockdown, seperti lockdown khusus akhir pekan, tetapi berulang kali mundur karena ditentang warga.

Diketahui, Israel memiliki tingkat infeksi virus terdeteksi tertinggi kedua di dunia setelah Bahrain. Dari catatan AFP, ada 187.396 kasus Corona dan 1.236 kematian.

(isa/isa)