Negara Bagian Nigeria Gelar Pemilihan Gubernur Saat Pandemi Corona

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Minggu, 20 Sep 2020 03:48 WIB
An official of Independent National Electoral Commission (INEC) count votes cast after the Edo State governorship elections in Benin City, Midwestern Nigeria, on September 19, 2020. - Hundreds of thousand voters gathered at the polls in Edo State, Midwestern Nigeria to elect a new governor or re-elect the incumbent governor, Godwin Obaseki of the Peoples Democratic Party (PDP) for a second term, the first elections in Africas most populous country amidst coronavirus pandemic. (Photo by PIUS UTOMI EKPEI / AFP)
Foto: Pemilu di Nigeria (AFP/PIUS UTOMI EKPEI)
Benin -

Warga Nigeria di negara bagian selatan Edo berangkat ke tempat pemungutan suara untuk memilih Gubernur. Pemilihan ini berlangsung saat pandemi Corona.

Dilansir AFP, Sabtu (19/9/2020) pemilihan berlangsung saat Nigeria tengah berjuang melawan virus Corona. Sejauh ini 56.956 warga negara Nigeria terinfeksi virus Corona. Sebanyak 1.096 di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

Lebih dari 1,7 juta pemilih di Edo diperkirakan akan terlibat dalam pemilihan gubernur ini. Pengamanan ketat dilakukan, di mana petugas kepolisian dan tentara bersenjata terlihat berjaga di jalan-jalan utama, memeriksa kendaraan.

"Saya senang orang-orang ada di sini dengan mengenakan masker, tetapi jaga jarak fisik benar-benar diabaikan," kata perawat, Florence Okunzua (28) di Kota Benin, Ibo Kota negara bagian Edo.

Okunzua menambahkan bahwa cara para pemilih berkumpul dapat menyebarkan penyebaran virus Corona.

Nigeria, Negara di Afrika yang melakukan pemilihan umum pada tahun lalu, namun tidak menggelar pemilihan Gubernur di Edo.

Komisi Pemilihan Umum Nasional Independen (INEC) Nigeria mengatakan semua peraturan sudah disiapkan untuk pemilihan.

"Semuanya sudah diatur. Kami telah mengerahkan personel dan material untuk pemungutan suara yang lancar dan bebas hambatan," kata juru bicara INEC negara bagian, Timisi Wariowei kepada AFP.

"Kami juga memastikan bahwa pemilihan mematuhi pedoman tentang jaga jarak fisik, cuci tangan, penggunaan sanitizer dan menggunakan masker sebelum pemungutan suara," tambahnya.

Meskipun 17 partai politik telah mengajukan calon untuk pemungutan suara, namun pemilihan kali ini ada dua kubu antara Kongres Semua Progresif (APC) dari kubu Presiden Muhammadu Buhari dan oposisi utama Partai Rakyat Demokratik (DPD).

Kedua calon itu adalah Gubernur petahana Godwin Obaseki dari DPD melawan Osagie IZe-Iyamu dari APC.

Obesaki terpilih menjadi anggota APC pada tahun 2016 tetapi membelot ke DPD setelah tiketnya ditolak karena pertengkaran antar partai.

Tonton juga 'Satgas Covid-19: Pilkada Penting, Tapi Ingat Ada Risiko':

[Gambas:Video 20detik]

(lir/lir)